Erick Thohir Minta Toilet di SPBU Gratis, Abu Janda: Mendingan Bapak Minta PCR Gratis

Abu Janda tak tak sepakat toilet di SPBU gratis, ia mengganggap itu akan menggagu penghasilan rakyat kecil, mending PCR yang digratiskan

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 23 November 2021 | 14:38 WIB
Erick Thohir Minta Toilet di SPBU Gratis, Abu Janda: Mendingan Bapak Minta PCR Gratis
Abu Janda tak sepakat tolilet di SPBU Gratis. [Instagram]

SuaraJawaTengah.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh jajaran direksi PT Pertamina untuk memberikan layanan toilet gratis kepada masyarakat. 

Hal itu diketahui dari unggahan video di akun  instagram pribadi Erick Thohir saat melakukan sidak ke salah satu SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur. 

"Ini pesan saya untuk rekan-rekan di Pertamina, sudah kewajiban BUMN memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tulis keterangan caption akun @erickthohir.

Namun demikian, rupanya tak semua setuju dengan permintaan Erick Thohir itu. Seperti Permadi Arya atau yang akrab di panggil Abu Janda

Baca Juga:Erick Thohir Tegur Penjaga Toilet SPBU: Ini Fasilitas Umum Kenapa Gak Gratis?

Abu Janda menyebut, permintaan Erick Thohir tak bermanfaat dan malah menggagu penghasilan rakyat kecil. 

"Maaf ya pak @erickthohir , saya pendukung pak @jokowi harga mati, fans pak erick juga.. tapi toilet pom bensin berbayar sudah tradisi lama dari jaman saya SD tahun 80'an.. dari pada bapak minta toilet gratis, ngurusin penghasilan rakyat kecil.. mendingan bapak minta PCR gratis, kan pemain alkes sudah untung trilyunan.. saya yakin lebih berfaedah buat bangsa ini. terima kasih pak erick," tulis akun @permadiaktivis2. 

Erick Thohir minta toilet di SPBU gratis

Sebelumnya diberitakan video  Erick yang mengenakan pakaian berwarna biru tua tengah berbincang dengan seorang petugas SPBU. Rupanya ia mengaku heran lantaran masyarakat yang ingin buang air di toilet Pertamina musti bayar. 

"Kalau mau pakai (toilet) buang air bayar 2 ribu, mandi bayar 4 ribu. Kenapa tidak gratis? Kan ini fasilitas umum," tanya Erick pada petugas SPBU tersebut. 

Baca Juga:Geram, Erick Thohir Minta Toilet di SPBU Pertamina Gratis

"Saya kurang tau soalnya saya cuman kerja pak," jawab petugas tersebut. 

Menanggapi permasalahan tersebut, Erick Thohir pun kemudian mengimbau kepada seluruh direksi Pertamina untuk memberikan layanan toilet gratis. Karena pemilik SPBU sudah memperoleh keuntungan dari penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta penyewaan lahan untuk pertokoan. 

"Kepada direksi pertamina, saya minta untuk perbaiki, kepada seluruh pom bensin swasta agar toilet tidak perlu bayar, harus gratis," sambungnya. 

"Masyarakat mustinya mendapatkan fasilitas tambahan. Karena Pertamina sudah menjual bensin. Udah gitu ada juga toko kelontongnya," tandasnya. 

Sontak saja pernyataan Erick Thohir tersebut disambut baik oleh warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka yang memuji kebijakan baru tersebut. 

"Keren dan mantap buat bapak menteri Erick Thohir," ucap akun @ernamarchiana**.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak