facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hasil Survei: Capres 2024 Terbagi Tiga Kelompok, Ganjar Masuk Tokoh Minim Dukungan Partai

Budi Arista Romadhoni Minggu, 12 Desember 2021 | 19:46 WIB

Hasil Survei: Capres 2024 Terbagi Tiga Kelompok, Ganjar Masuk Tokoh Minim Dukungan Partai
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [Hops.id/Instagram/@ganjarpranowo]

Sejumlah tokoh nasional, politik, dan kepala daerah memiliki peluang untuk maju menjadi Capres 2024

SuaraJawaTengah.id - Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 semakin hangat dibicarakan. Sejumlah tokoh nasional, politik, dan kepala daerah memiliki peluang untuk maju menjadi pemimpin Republik Indonesia. 

Peneliti Maarif Institute Jakarta Endang Tirtana memaparkan terdapat tiga kelompok calon presiden yang berpotensi besar maju di Pilpres 2024.

"Pertama, tokoh dengan dukungan kuat partai dan memiliki jabatan publik serta elektabilitasnya tinggi," kata dia dikutip dari ANTARA di Jakarta, Minggu (12/12/2021). .

Khusus kelompok tersebut, ia merujuk kepada nama Prabowo Subianto yakni Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini.

Baca Juga: Gus Miftah Ngamuk dengan Kelakuan Herry Wirawan, Ganjar Pranowo Ikut Respons

"Prabowo menjadi satu-satunya nama, sehingga tidak heran jika Gerindra yakin untuk kembali mengusung Prabowo sebagai capres," kata dia.

Kedua, tokoh-tokoh dengan dukungan kuat partai dan memiliki jabatan publik, tetapi elektabilitasnya rendah atau sedang. Tokoh itu merujuk kepada Puan Maharani, Airlangga Hartarto dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Menurut Endang, nama-nama tersebut harus mencari pasangan yang mampu menaikkan elektabilitasnya dan memperluas dukungan koalisi untuk maju di Pilpres 2024.

Terakhir, kelompok atau tokoh-tokoh minim dukungan partai dan memiliki jabatan publik dan elektabilitas tinggi atau sedang. Sebagai contoh Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan Erick Thohir.

"Mereka berpeluang menjadi kuda hitam, baik sebagai capres ataupun cawapres dengan menjaga elektabilitas serta merebut dukungan partai-partai," ujarnya.

Baca Juga: Bikin Takjub! Intip 7 Lukisan Angela Lee, Rizky Febian Mirip Oppa Korea

Indikator misalnya, ujar dia, membuat dua model simulasi tiga pasangan capres-cawapres. Model pertama, Prabowo-Puan 29,6 persen, Ganjar-Airlangga 28,8 persen dan Anies-Erick 28,2 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait