Kasus COVID-19 Harian di Jawa Tengah Menurun, 3.244 Orang Terpapar dan 45 Meninggal Dunia

Jawa Tengah angka terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 3.244 orang, 1.203 sembuh, dan 45 meninggal dunia

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 03 Maret 2022 | 19:22 WIB
Kasus COVID-19 Harian di Jawa Tengah Menurun, 3.244 Orang Terpapar dan 45 Meninggal Dunia
Ilustrasi Covid-19. Jawa Tengah angka terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 3.244 orang, 1.203 sembuh, dan 45 meninggal dunia. [Elements Envato]

SuaraJawaTengah.id - Kementerian Kesehatan melaporkan kasus konfirmasi positif harian bertambah 37.259 orang pada Kamis (3/3/2022). Dari data tersebut Jawa Barat tercatat sebagai provinsi penyumbang kasus terbanyak, sementara Jawa Tengah pada posisi keempat setelah DKI dan Jawa Timur. 

Di sisi angka kesembuhan harian terlaporkan bertambah 42.154 orang, sedangkan angka kematian 232 kasus atau menurun dari hari kemarin yang mencapai 376 pasien meninggal.

Jawa Barat melaporkan konfirmasi positif harian mencapai 7.645 kasus, 10.667 sembuh, dan 24 orang dinyatakan meninggal dunia. DKI Jakarta mengikuti di urutan kedua dengan 4.669 terkonfirmasi positif, 7.882 sembuh, dan 20 meninggal dunia.

Jawa Timur 4.135 orang terkonfirmasi positif, 5.469 sembuh, dan 44 meninggal dunia, sedangkan Jawa Tengah angka terkonfirmasi positif bertambah 3.244 orang, 1.203 sembuh, dan 45 meninggal dunia.

Baca Juga:Apa Itu Long Covid? Berikut Penjelasannya Lengkap dengan Gejala dan Pencegahan

Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Indonesia sejak kasus infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 pertama diumumkan pada Maret 2020 sampai sekarang seluruhnya 5.667.355 kasus dengan jumlah penderita yang sudah sembuh total 4.986.391 orang dan pasien yang meninggal dunia 149.268 orang.

Kasus aktif berkurang 5.127 kasus sehingga total menjadi 531.696 orang dan dinyatakan suspek sebanyak 23.198 jiwa, sedangkan spesimen yang diperiksa mencapai 387.296 orang.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mendeteksi sekitar 252 kasus BA.2 yang merupakan varian mutasi COVID-19 dari Omicron di Indonesia berdasarkan pengamatan jumlah kasus hingga Februari 2022.

"Terkait varian BA.2 sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini. Kalau kita lihat jumlah varian BA.2 yang saat ini sudah bisa deteksi itu sekitar 252 varian," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi.

Ia mengatakan varian BA.2 memiliki karakteristik lebih cepat menular dan juga meningkatkan keparahan pasien yang terpapar. Tetapi varian tersebut dipastikan belum mendominasi di Indonesia.

Baca Juga:Kabar Baik, Epidemiolog Sebut Indonesia Mulai Alami Tren Penurunan Kasus Covid-19

"Tapi dari pola yang ada hingga saat ini memang tak hanya di Indonesia tapi di dunia 90 persen itu Omicron didominasi BA.1," katanya.

Pemerintah tetap mengimbau warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak