facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Homestay Kawasan Candi Borobudur Full Pengunjung, Tak Sempat Booking Wisatawan Terpaksa Tidur di Mobil

Budi Arista Romadhoni Kamis, 05 Mei 2022 | 13:49 WIB

Homestay Kawasan Candi Borobudur Full Pengunjung, Tak Sempat Booking Wisatawan Terpaksa Tidur di Mobil
Kampung Homestay di Dusun Ngaran 2, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur penuh di-booking wisatawan selama libur Lebaran, Kamis (5/5/2022). [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur berdampak positif bagi pengelolaan homestay. Penginapan penuh sejak hari pertama Lebaran

SuaraJawaTengah.id - Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur berdampak positif bagi pengelolaan homestay. Penginapan penuh sejak hari pertama Lebaran.  

Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih mengatakan sejak sehari sebelum Lebaran, tingkat keterisian homestay mencapai 50 persen. Hingga pada hari Lebaran, seluruh homestay penuh terisi.

“Hari H sampai sekarang ini 100 persen terisi. Bahkan sampai nolak atau kita kirim ke teman-teman pengelola homestay di kampung lain,” kata Muslih, Kamis (5/5/2022).

Paguyuban Kampung Homestay Borobudur beranggotakan 30 pengelola homestay dengan total 140 kamar. Harga per kamar bervariasi dari Rp300 ribu hingga Rp750 ribu dengan fasilitas pendingin ruangan.

Baca Juga: Wisatawan Terseret Arus Pantai Walur Pugung Pesisir Barat, Ayah Ditemukan Tewas dan Anaknya Belum Ditemukan

Pada libur Lebaran kali ini, homestay dengan kapasitas 3 kamar tidur tanpa AC dihargai Rp600 ribu hingga Rp750 ribu.

“Setelah 2 tahun Lebaran tahun 2020 dan tahun 2021 sama sekali nggak ada tamu. Sampai hari ini sudah full. Besok sampai hari Minggu 30 persen sudah ada yang booking,” kata Muslih.  

Rata-rata tamu homestay hanya menginap 1 malam. Biasanya mereka masuk homestay setelah berkunjung ke Candi Borobudur. “Rata-rata menginap hanya semalam. Pagi harinya berwisata keliling kampung melihat sunrise.”

Tatat Wijaya, wisatawan asal Palembang, Sumatera Selatan mengaku tadi malam terpaksa tidur di mobil karena tidak mendapat tempat menginap.

Dia mengaku tidak sempat memesan hotel atau homestay sejak jauh-jauh hari karena jadwal berkunjung yang belum pasti. “Hotel full semua. Kami kan nggak bisa scedule jauh hari ya. Kami pakai kendaraan sendiri,” kata Tatat. 

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Meningkat di Riau, Waspadai Lokasi Wisata Rawan Seperti Ini

Tatat berangkat dari Palembang sejak 30 April 2022. Bersama istri dan seorang anak, dia berkunjung ke objek wisata di Bromo, Malang, dan Surabaya sebelum tiba di Borobudur tadi malam. “Dari semalam kami bermalam di mobil. Di depan Borobudur di parkiran itu.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait