SuaraJawaTengah.id - Seorang pria asal Kabupaten Garut, Jawa Barat yang dinyatakan hilang kisaran tahun 2017 akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Warga tersebut bernama Heri (35).
Ia meninggalkan rumah sejak lima tahun lalu tanpa diketahui keberadaannya. Selama lima tahun, keluarga Heri sudah mencari informasi tentang keberadaannya. Namun tidak pernah membuahkan hasil.
Kepergian Heri dari rumah bukan tanpa sebab. Sebelum itu, orangtuanya mengalami konflik hingga bercerai. Dengan kenyataan itu, menjadi salah satu beban terberat bagi Heri hingga membuatnya lebih pendiam, menyendiri dan menutup diri.
Tak lama kemudian Heri pergi dari rumah tanpa arah dengan tidak membawa uang sama sekali. Lima tahun keluarganya putus asa hingga menganggap Heri sudah meninggal. Doa tahlil pun sempat dilaksanakan untuk memperingati meninggalnya Heri.
Baca Juga:Cerita Ustaz Adi Hidayat Kenang Eril: Dia Ingin Sekali Mengetahui Arsy Allah yang Ada di Air
Hingga akhirnya Heri ditemukan di wilayah Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas pada 11 Mei 2022.
Menurut Ketua Relawan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Sapto Adi Wibowo awal mula ditemukannya Heri berdasarkan laporan dari anggota relawan ODGJ Banyumas wilayah Sumbang menemukan seorang laki-laki yang susah berkomunikasi.
"Setelah dimandikan dan dibersihkan serta dikasih makan, assesment dilanjutkan guna untuk mengetahui alamat Heri namun belum membuahkan hasil," katanya kepada wartawan, Senin (6/6/2022).
Karena tidak bisa diajak berkomunikasi, akhirnya para relawan memberikannya alat tulis hingga diketahui nama dan asal pemuda yang ditemukan pada pertengahan bulan lalu.
"Setelah mendapatkan informasi lengkap kami mengonfirmasi Dinas Sosial Banyumas untuk meminta arahan. Mendapat arahan kami bawa yang bersangkutan dengan didampingi Polsek Sumbang untuk membawanya ke RSUD guna mendapatkan penanganan medis," terangnya.
Baca Juga:Ungkap Perjalanan Hidup Eril, Ridwan Kamil: Izinkan Pertemukan Kami dengan Jasadmu
Empat belas hari berlalu, Heri diperbolehkan pulang. Namun pihaknya menitipkan sementara di rumah singgah Dinsos Kabupaten Banyumas sambil mencari cara mengetahui latar belakang keluarga.
"Kami berusaha meneruskan data tersebut ke media sosial. Akhirnya tak lama kemudian ada yang mengenalinya dan terkoneksi dengan keluarganya yang berada di Garut," jelasnya.
Setelah berkomunikasi akhirnya pada Minggu (5/6/2022) sore keluarga Heri menjemput ke Purwokerto untuk membawanya pulang ke Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kontributor : Anang Firmansyah