SuaraJawaTengah.id - Tokoh Pemuda Nahdlatul Ulama Nadirsyah Hosein alias Gus Nadir memberi komentar pedas terhadap pendakwah Hilmi Firdausi.
Jadi Diketahui Hilmi Firdausi mengunggah foto surat keterangan resmi dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengenai dirinya yang tidak menerima sepeserpun rupiah dari ACT.
"Melalui surat ini, ACT menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Ustadz Hilmi Firdausi adalah Influencer ACT yang memiliki peran mengajak khalayak publik untuk mempromosikan progam-progam kemanusiaan dari ACT," tulis keterangan dikutip pada Kamis (7/7/2022).
"Beliau tidak termasuk dalam kepengurusan ACT baik struktural maupun non struktural. Selama menjadi influencer, beliau tidak memerima uamg sepeserpun dari ACT sebagai kafalah," pungkas keterangan.
Baca Juga:Bermodal Hasil Analisis PPATK, Bareskrim Telisik Aliran Dana ACT
Hilmi berharap surat itu dapat menyadarkan pihak-pihak yang telah menuduhnya.
"Semoga surat pernyatan resmi dari ACT ini menjawab fitnah & tuduhan kepada saya. Saya hanya influencer sama seperti asatidz, artis & tokoh lain (tidak tau menau apa yang terjadi di ACT). Untuk saya pribadi, saya tidak mau dibayar sepeserpun," kata Hilmi.
"Bertaubatlah kepada Allah atas semua fitnah keji yang kalian tuduhkan," lanjutnya menasehati.
Untuk itu, Gus Nadir pun menyebut Hilmi Firdausi sedang mencuci tangan agar tak terlibat dengan ACT.
"Ini kenapa ustad @Hilmi28 jadi panik gini? Buru-buru cuci tangan hehehe Nyantai aja bro," ucap Gus Nadir melalui akun twitter pribadinya pada Kamis (7/7).
Baca Juga:PPATK Catat Selama 2014-2022 ACT Terima Dana Asing Senilai Rp64 Miliar
Kemudian dalam cuitan lainnya Nadir mengatakan seharusnya Hilmi juga pikirkan nasib karyawan ACT yang diistirahatkan.
ACT ijinnya dicabut dan gak boleh beroperasi lagi. Ini salah sistem pengelolaan secara hukum maupun syariat Islam," tuturnya.
"Seharusnya Ust @Hilmi28 yang dulu ikutan promosi ACT pikirkan nasib mereka, jangan malah cuci tangan bro," ungkap Nadoir syah," imbuh Nadir.
Sontak unggahan Gus Nadir mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Kalau kurban lewat sini beneran disalurin nggak ya? Saya pernah sekali dan dapet sertifikatnya. Tapi jadi fotonya kayaknya, makanya sejak itu yang deket rumah aja kayaknya ada yang aneh aja mikirnya," ujar akun ****ih.
"Kalau yang ini saya setuju gus, harus fikirkan nasib karyawan ACT," turur akun *****@esh.