facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kalapas Kendal Buka Suara Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Kapal yang Dituduh Curi Ponselnya

Ronald Seger Prabowo Kamis, 07 Juli 2022 | 16:36 WIB

Kalapas Kendal Buka Suara Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Kapal yang Dituduh Curi Ponselnya
Rusdedy Kapalas Terbuka Kendal. [Dok istimewa]

Korban bernama Dicky Perdana yang berusia 12 tahun meninggal dunia setelah dianiaya di atas KM Dharma Kencana 7.

SuaraJawaTengah.id - Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Kalapas Kendal, Rusdedy buka suara berkaitan dengan tewasnya seorang bocah 12 tahun di atas Kapal Dharma Kencana VII tujuan Makassar.

Korban bernama Dicky Perdana yang berusia 12 tahun meninggal dunia setelah dianiaya di atas KM Dharma Kencana 7 karena dituduh mencuri ponsel milik Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kendal.

Rusdedy pun menceritakan kejadian yang sebenarnya dan mengklarifikasi sejumlah pemberitaan yang keliru.

“Pertama-tama saya atas nama pribadi mengucapkan belasungkawa dan turut berdukacita serta mengutuk perbuatan penganiayaan yang dilakukan petugas keamanan kapal yang menyebabkan terduga pelaku pencurian HP meninggal dunia. Kejadiannya hari Jumat 24 Juni 2022 di atas Kapal Dharma Kencana VII tujuan Makassar,” kata Rusdedy.

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Diingat oleh Orang yang Pernah Mengalami Perundungan

Dia menceritakan, saat itu dirinya yang sedang perjalanan ke Makassar dan kehilangan telepon genggam di atas Kapal Dharma Kencana VII. HP miliknya saat kejadian sedang di-charge dan tidak ada ditempatnya saat dicari.

Rusdedy kemudian menjelaskan, setelah salat Subuh membuat laporan kehilangan di bagian informasi oleh petugas keamanan kapal kemudian ditindak lanjuti dengan membuka rekaman CCTV.

“Siang hari setelah Salat Jumat saya diundang ke bagian informasi dan diberitahu bahwa pelaku pencurian telah tertangkap. Di ruang informasi saya bertemu pelaku dan orang tuanya, saya sama sekali tidak menyentuh bahkan bertanya ke pelaku pun tidak, saya hanya bertanya ke orang tuanya, dari mana dan hendak ke mana,” imbuhnya.

Berdasarkan rekaman CCTV dan pengakuan pelaku dan orang tuanya, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dan HP hasil curiannya telah diserahkan ke orang lain.

Rusdedy kemudian menyerahkan masalah itu sepenuhnya kepada keamanan kapal sebagai pihak yang berwenang di atas kapal.

Baca Juga: Santai Stasiun BNI City Dukuh Atas jadi Lokasi Citayam Fashion Week, Anies: Siapa Saja Silakan Datang

Saat Rusdedy kembali duduk di kursi kemudian melihat kedua orang tua yang diduga pelaku hanya duduk santai di tempatnya. Ia pun menghampiri yang bersangkutan dan mengatakan kenapa hanya duduk di sini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait