SuaraJawaTengah.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menginformasikan capaian vaksinasi penguat (booster) hingga akhir Juli 2022 baru mencapai 65 ribu orang atau 26,7 persen dari target 40 persen warga yang menjadi sasaran vaksinasi.
"Dari hasil akselerasi selama Juli 2022, jumlah tersebut sudah lumayan dan berada pada posisi 14 se-Jawa Tengah (sudah menengah atas) terkait capaian vaksin penguat ini," kata Slamet dikutip dari ANTARA di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/8/2022).
Menurut dia, untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat dengan menerjunkan tim vaksinator yang melibatkan anggota TNI, Polri, kelurahan, dan tokoh masyarakat untuk menggerakkan sasaran vaksinasi penguat di fasilitas pelayanan kesehatan setempat.
"Jika tidak menggunakan cara seperti ini, kami akan kesulitan dalam mengoptimalkan akselerasi capaian vaksinasi, salah satu caranya adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Baca Juga:Update Covid-19 Global: Kanada Mulai Vaksinasi Bayi 6 Bulan Hingga 4 Tahun
Selain itu, kata dia, pihaknya juga mulai melakukan suntikan vaksin penguat dosis kedua atau vaksin COVID-19 dosis keempat. Pemberian vaksin COVID-19 ini akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh tenaga kesehatan.
"Jenis, vaksin penguat kedua yang dipakai, yaitu Moderna dengan dosis separuh dari dosis vaksin penguat pertama," katanya.
Sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan disebutkan bahwa sebenarnya penyuntikan vaksin COVID-19 dosis penguat kedua bagi tenaga kesehatan sudah mulai dilakukan pada 29 Juli 2022.
"Namun, karena Pemkot Pekalongan baru mengambil stok vaksin dari Pemprov Jateng pada pekan pertama Agustus. Oleh karena itu, mulai diaktifkan vaksinasinya pada tenaga nakes pada Senin (8/8)," kata Slamet Bidiyanto.
Baca Juga:Kelurahan di Bandung Ditargetkan Suntik Vaksin Booster pada 54 Sasaran Per Hari