SuaraJawaTengah.id - Semerbak bau dupa tercium dari kejauhan, wangi dupa itu berasal dari Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Di dalam klenteng, puluhan warga Tionghoa terlihat sibuk mempersiapkan acara. Beberapa altar yang ada di dalam Klenteng Tay Kak Sie dipenuhi berbagai sesaji.
Kesibukan tersebut dilakukan pengurus klenteng untuk mempersiapkan sembayangan arwah atau King Ho Ping.
Dalam pelaksanaannya, ada satu prosesi unik yang hanya dilakukan satu tahun sekali. Prosesi tersebut yaitu mempersiapkan pesta untuk para arwah gentayangan.
Bahkan tata cara mempersiapkannya persis seperti mempersiapkan pesta besar pada umumnya.
Di mana berbagai jenis makanan ditata di beberapa meja berukuran lebih dari 2 meter. Tak hanya makanan, beberapa jenis minuman juga dipersiapkan untuk para arwah.
Satu di antara pengurus Klenteng Tay Kak Sie yang mempersiapkan pesta untuk arwah itu adalah Mariati.
Sebelum prosesi sembayang arwah, wanita ramah berambut pendek tersebut terlihat mondar-mandir dan membawa berbagai makanan untuk ditata.
Ditengah kesibukannya, ia mengatakan pintu dunia arwah dibuka satu bulan sebelum sembayang arwah.
Baca Juga:PSIS Semarang Resmi Coret Sergio Alexandre, Netizen: Cuma Gacor Pra Musim
"Dan akan ditutup usai sembayang arwah dilaksanakan, jadi ada jamuan atau pesta sebelum para arwah kembali ke dunianya," ucapnya, Jumat (26/02/22).