Kawasan Dieng Berpotensi Hujan, Panitia Dieng Culture Festival 2022 Gelar Ritual Penangkal

BMKG sempat memprediksi potensi turun hujan ketika gelaran Dieng Culture Festival DCF 2022.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 03 September 2022 | 07:50 WIB
Kawasan Dieng Berpotensi Hujan, Panitia Dieng Culture Festival 2022 Gelar Ritual Penangkal
Jazz atas awan di hari pertams DCF 2022, Jumat (2/9/2022). [Suara.com/ Citra Ningsih]

SuaraJawaTengah.id - BMKG sempat memprediksi potensi turun hujan ketika gelaran Dieng Culture Festival DCF 2022. Penyelenggara lakukan ritual untuk mengantisipasi hujan turun.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Hery Santosa Wibowo mengatakan sudah melakukan prakiraan cuaca wilayah Dieng secara umum periode 29 Agustus sampai 4 September 2022.

"Untuk cuaca pagi, cerah berawan - berawan. Siang, Berawan - berawan tebal, berpotensi hujan ringan pada menjelang sore sampai awal malam hari. Kemudian malam hari berawan sampai dini hari,” kata dia, Jumat (2/9/2022).

Sementara untuk suhu udara sekitar 12 derajat celcius sampai 25 derajat celcius. Sedangkan untuk kelembapam udara 80-100 persen.

Baca Juga:Wow! Lengger Rianto Bakal Tampil Bareng Seniman Asal Spanyol Bertajuk Lengger Banyusobo di Pagelaran DCF 2022

Berdasarkan dinamika atmosfer, lanjutnya, untuk wilayah Jateng dan khususnya di sekitar wilayah Wonosobo dan Dieng masih ada potensi hujan dan pertumbuhan awan hingga 1-2 hari ke depan.

Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa sekaligus penyelenggara DCF, Alif Fauzi mengatakan, pihaknya sempat was-was dengan cuaca saat ini. Pasalnya, jelang gelaran DCF hujan masih turun meski dimusim kemarau.

Pihaknya melakukan koordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca. Ia pun sudah mendapatkan informasi yang sama bahwa ada kemungkinan hujan turun meski dengan intensitas rendah.  

"Kemarin ada BMKG yang menginap di sini. Kami komunikasi untuk analisis dan katanya ada kemungkinan hujan ringan. Kami sering bertanya karena was was. Karena pada bulan Agustus itu 3 hari hujan berturut turut, kami berdoa semoga kegiatan dengan niat baik merestui," ungkapnya.

Ketika ditanya pawang hujan. Pihaknya menjawab sudah melakukan berbagai upaya. "Ya, itu itikad yang kami lakukan, karena kami orang jawa jadi kami lakukan itu, makanya ada ritual napak tilas nah salah satunya untuk itu (antisipasi hujan)," ujar dia.

Baca Juga:Dimulai Besok Pagi, Simak Info dan Rekayasa Jalur Dieng Culture Festival 2022

Prosesi napak tilas dilakukan pada pagi hari sebelum acara DCF dimulai. Tepatnya H-1 prosesi pencukuran rambut gimbal. Ritual napak tilas kurang lebih dilakukan oleh tokoh sesepuh Dieng di 30 titik dengan prosesi yang berbeda-beda.

Berdasarkan pantauan Suarajawatengah.id, wilayah di Dieng Kulon belum turun hujan, hanya sempat mendung dan berawan. 

Kontributor : Citra Ningsih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak