Diprotes PGRI Karena Copot Kepala Sekolah SMKN 1 Sale, Ganjar Pranowo: Kalau Anda Enggak Sanggup, Minggir!

Ganjar Pranowo menegaskan agar jangan sampai ada pungli di sekolah-sekolah di daerah itu apa pun alasannya, ia pun mengaku tak tak takut dengan oknum-oknum tersebut

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 26 Juli 2023 | 11:56 WIB
Diprotes PGRI Karena Copot Kepala Sekolah SMKN 1 Sale, Ganjar Pranowo: Kalau Anda Enggak Sanggup, Minggir!
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. [Suara.com/Bagaskara]

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kembali mengingatkan tak ada lagi pungutan liar di sekolah-sekolah negeri yang ada di daerah. 

Ganjar menegaskan agar jangan sampai ada pungli di sekolah-sekolah di daerah itu apa pun alasannya. Hal itu ia sampaikan saat  mengunjungi Politeknik Gusdurian, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (26/7/2023). 

Gubernur mengaku mendapat protes dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) karena mencopot Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sale, Kabupaten Rembang, yang diduga melakukan pungli dengan dalih infak setiap kenaikan kelas.

"Saya ceritakan, saya diprotes sama PGRI, 'Pak Ganjar jangan tergesa-gesa mencopot kepala sekolah lho, Bapak mestinya klarifikasi dulu'," kata Ganjar dikutip dari ANTARA. 

Baca Juga:Bak Pinang Dibelah Dua, Warga Banten Ini Sampai Dikira Ganjar Pranowo

Terkait dengan protes tersebut, dia mengaku tidak pernah mengambil keputusan tanpa klarifikasi.

"Tetapi saya tidak mau ada pungli di sekolah, titik, enggak ada koma. Kalau anda enggak sanggup, minggir," katanya.

Menurut dia, video tentang permasalahan tersebut diunggah ke media sosial dan ditonton lebih dari 10 juta orang dan akhirnya terbongkar di mana-mana, bahkan akhirnya di Jawa Timur pun bergerak.

Ia mengatakan dugaan pungli yang muncul ke permukaan itu meliputi uang seragam, wisuda, lembar kerja siswa (LKS), wisata, dan sebagainya.

"Tapi ini komite. Komite boleh, tapi jangan membebani siswa, komite larinya ke CSR, komite larinya ke alumni, komite larinya ke yang lain tetapi tidak ke siswa. Itulah fungsi komite," jelasnya.

Baca Juga:Diajak Makan Bareng Prabowo-Ganjar-Erick, Gibran Mengaku Segan Sampai Tak Berani Makan

Lebih lanjut, Gubernur mengharapkan seluruh sekolah memiliki integritas, yakni tidak boleh membebani siswa serta bisa melakukan asesmen dan pendampingan terhadap talenta atau bakat dari siswa.

Selanjutnya, kata dia, fasilitasi dengan teknologi agar kemudian semakin kencang sehingga ujungnya nanti siswa tahu apa perubahan yang ada di dunia.

"Dan mereka semuanya akan menjadi paham," demikian Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak