SuaraJawaTengah.id - Buntut dari kerusuhan yang terjadi di Stadion Jatidiri beberapa waktu lalu, PSIS Semarang mendapat sanksi berat larangan menggelar laga dengan penonton.
Menanggapi hal itu, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengunggah doa melalui akun Instagramnya.
"Ya Allah nyuwun kelancaran, kemudahan, kekuatan dan kesabaran apapun hasilnya aku yakin rencanamu adalah yang terbaik untuk kami, aamiin," tulisnya di akun Instagramnya.
Unggahan itupun mendapat beragam dukungan dari para fans PSIS Semarang.
Baca Juga:Digelontor Borneo FC 2 Gol, Gilbert Agius Akui PSIS Semarang Kalah Kelas
"Bismillah ya boss sing teteg ojo ndredeg cah-cah ning mburimu," tulis airlangga.
"Semangat pak bossss gusti mboten nate sare!!!" kata goreng.
"Bismillah mugo-mugo sanksinya dapat diskon gede-gedean," kata munif.
"Amiin penting yakin bosku," tulis yudhi.
Yoyok sendiri berharap ada hasil terbaik setelah mengajukan banding atas sanksi berat yang dijatuhkan kepada PSIS Semarang.
Baca Juga:Duh! Jelang Pertandingan Lawan Borneo FC, Lucas Gama Batal Diturunkan PSIS Semarang
Ia menyebut memori banding dan dokumen pendukungnya sudah disampaikan hari ini.
Pemilik nama lengkap A.S Sukawijaya itu memastikan bakal mengawal proses banding bersama tim hukum PSIS Semarang.
Sebelumnya, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi pertandingan tanpa penonton saat menjadi tuan rumah sampai akhir musim 2023/2024.
PSIS juga mendapat sanksi tambahan berupa denda sebesar Rp25 juta.
Hukuman tersebut merupakan akibat dari ricuh antarpenonton saat PSIS menjamu PSS Sleman di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12).
Atas hukuman tersebut, Komite Disiplin PSSI dipersilakan mengajukan banding atas keberatan terhadap sanksi yang dijatuhkan.