Namun, ia memastikan bahwa sosok yang telah berkomunikasi tersebut bukanlah petahana, yakni Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Ia menegaskan bahwa penjaringan tersebut dibuka seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat, baik kader, nonkader, simpatisan, pegawai instansi atau dinas, termasuk kader partai lain.
"Petahana sampai sekarang belum (berkomunikasi, red). Tapi, enggak masalah. Mau daftar silakan, mau tidak daftar pun tidak masalah karena kami buka selebar-lebarnya," paparnya.
Jadi, kata Pilus, tidak ada istilah prioritas bagi kader atau petahana sekalipun dalam tahapan seleksi tersebut, apalagi PDIP merupakan partai terbuka.
Baca Juga:Iswar Aminuddin Masih Enggan Beri Komentar Soal Maju di Pilwakot Semarang
"Kami di DPC ini hanya membuka pendaftaran. Yang mengambil formulir ada brp, yang (formulir, red.) wali kota berapa, yang ambil wakil wali kota berapa. Baru kami saring di internal," tegas dia.
Sebagaimana tahapan penjaringan, pada 2-11 Mei adalah pengambilan formulir, kemudian pengembalian formulir pada 13-18 Mei, dan mulai 22 Mei adalah penyampaian visi misi di hadapan seluruh kader dan pengurus partai PDIP.