Masyarakat Diminta Antisipasi Fenomena Cuaca Panas di Semarang, Kurangi Aktivitas di Bawah Paparan Matahari

BMKG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat dapat meminimalisir aktivitas di bawah paparan matahari antara pukul 10.00 WIB 16.00 WIB

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 14 Mei 2024 | 19:14 WIB
Masyarakat Diminta Antisipasi Fenomena Cuaca Panas di Semarang, Kurangi Aktivitas di Bawah Paparan Matahari
Ilustrasi cuaca panas (freepik.com/freepik)

SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan fokus perhatiannya pada fenomena udara panas yang menerjang di wilayahnya akhir-akhir ini. Masyarakat diminta menjaga kesehatan tubuh dengan banyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi.

Mbak Ita begitu dia disapa menyebut, dengan meminum air putih yang cukup akan membantu masyarakat terhindar dari kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi.

Selain itu, wali kota Semarang perempuan pertama itu juga meminta masyarakat makan makanan yang bergizi dan memastikan kebutuhan istirahat yang cukup.

Dia mengimbau agar masyarakat dapat menghindari dari paparan terik matahari. Selain itu juga bisa menggunakan krim pelembab tabir surya atau pakaian yang tertutup.

Baca Juga:Klaim Atas Perintah Megawati, Mbak Ita Ambil Formulir Pendaftaran Wali Kota Semarang

"Jaga badan, harus banyak minum air putih, makan makanan yang bergizi, agar terhindar dari dehidrasi," kata Mbak Ita, di Balai Kota Semarang, Selasa (14/5/2024).

Termasuk pula mengajak masyarakat dapat masif melakukan penghijauan di sekitar rumahnya masing-masing. Menurutnya, upaya jangka panjang itu sedikit menurunkan suhu panas seperti yang saat ini terjadi.

"Tanaman-tanaman dapat diperbanyak, saya kira dapat mengurangi suhu bila masyarakat serentak melakukannya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena udara panas yang melanda Indonesia beberapa hari terakhir karena faktor gerak semu matahari.

Siklus ini disebut terjadi setiap tahun dalam periode yang sama. Meski begitu, BMKG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat dapat meminimalisir aktivitas di bawah paparan matahari antara pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB.

Baca Juga:Mbak Ita Sempat Isyaratkan Tak Maju di Pilkada 2024,Akankah Mengambil Formulir Pendaftaran di Hari Terakhir?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak