Rezeki Waisak 2024 di Borobudur: Ojek Pangkalan Ketiban Berkah, Ojek Dadakan Panen Penumpang!

Tukang ojek pangkalan di Taman Rekreasi Mendut ketiban untung mengantar umat Buddha yang datang terlambat mengikuti prosesi kirab Waisak.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 23 Mei 2024 | 18:30 WIB
Rezeki Waisak 2024 di Borobudur: Ojek Pangkalan Ketiban Berkah, Ojek Dadakan Panen Penumpang!
Ojek Taman Rekreasi Mendut mengantarkan umat Buddha yang akan mengikuti prosesi Waisak di Candi Mendut. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

Selain Sukarjo yang sehari-hari menarik ojek di Taman Rekreasi Mendut, siang tadi hadir juga banyak orang yang ikut menarik ojek dadakan.

Salah satunya Hanif (21 tahun), warga Sawitan yang ikut menarik penumpang umat Buddha peserta Waisak.

Hanif mengaku baru kali ini ikut menarik ojek selama perayaan Waisak. Pemuda yang baru lulus sekolah menengah atas ini memanfaatkan momen Waisak untuk mendapat uang tambahan.

"Cuma ikut momentum saja. Aslinya saya di rumah biasa. Momentum saja karena ada Waisak," kata Hanif.

Baca Juga:Lingsir Suryo dan Pertapaan Hyang Agung: Selamat dari Ancaman Gaib Lewat Tapa Manembah Yang Maha Kuasa

Baru beberapa menit ikut mangkal, Hanif sudah mendapat dua orang penumpang. "Baru dua penumpang. Dapat Rp20.000. Cuma baru ini."

Ojek pangkalan tidak keberatan ada warga yang ikut mencari uang memanfaatkan momen Waisak. "Iya nggak apa-apa kalau lagi hari keramaian begini. Teko bisa hadir semua. Nggak khusus pangkalan."

Pada hari-hari biasa, ojek yang mangkal di Taman Rekreasi Mendut dilengkapi kartu anggota. "Kalau mangkal kan harus ada kartu anggota," ujar Sukarjo.

Leo Kristy (62 tahun) pemimpin rombongan umat Buddha dari Tangerang, Banten, mengaku terbantu oleh ojek yang mengantar ke Candi Mendut.

Ojek Taman Rekreasi Mendut mengantarkan umat Buddha yang akan mengikuti prosesi Waisak di Candi Mendut. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]
Ojek Taman Rekreasi Mendut mengantarkan umat Buddha yang akan mengikuti prosesi Waisak di Candi Mendut. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

Leo membawa sekitar 100 orang warga Buddha yang hendak menjalankan ibadah Waisak di Candi Borobudur. Karena terlambat hadir, bus rombongannya tertahan di sekitar tugu Soekarno-Hatta.

Baca Juga:Merawat Simbol Spiritual Candi Borobudur, Payung Raksasa Hiasi Perayaan Waisak

"Kalau menurut saya sangat membantu orang yang kepepet begini. Karena kami datang terlambat ya sangat membantu," ujar Leo.

Menurut Leo, tarif ojek yang ditawarkan juga masih masuk akal. Pengojek tidak memanfaatkan momen sehingga menetapkan tarif yang relatif murah.

"Antara Rp10.000 sampai Rp15.000. Itu sih relatif menurut saya. Biasa saja. Nggak terlalu mahal. Buat kami malah sangat membantu."

Leo beserta rombongan berangkat dari Tangerang tanggal 21 Mei 2024. Rombongan sempat menginap satu malam di Yogyakarta.

Sebagian besar peserta rombongan adalah umat Buddha yang ingin mengikuti prosesi Waisak di Candi Borobudur.

"Mau ikut prosesi Waisak. Mungkin ada 10 persen umat di luar Buddha yang ikut. Orang Kristiani atau apa. Mereka ingin ikut memeriahkan Waisak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak