Undip Terapkan 'Zero Bullying' 3 Mahasiswa PPDS Sudah Dikeluarkan!

Dugaan aksi perundungan di Universitas Diponegoro (Undip) menjadi sorotan. Sanksi berat pun akan diberikan jika itu terjadi

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 24 Agustus 2024 | 08:29 WIB
Undip Terapkan 'Zero Bullying' 3 Mahasiswa PPDS Sudah Dikeluarkan!
Kampus Universitas Diponegoro Semarang. (ANTARA/HO-Undip)

Bahkan, kata dia, Undip tidak menghalangi jika yang bersangkutan harus menjalani proses pidana di pengadilan sebagaimana pernah terjadi, dan kampus juga memberikan sanksi pemecatan.

"Kami berkomitmen menegakkan aturan dan norma yang harus diikuti semua sivitas akademika Undip," tegas Yunanto.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Undip Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko menegaskan bahwa "zero bullying" merupakan komitmen utamanya untuk menciptakan kampus yang bersih dari segala bentuk perundungan.

Di beberapa sudut kampus FK Undip juga terpasang poster-poster berukuran besar yang bertuliskan "zero bullying" sebagai komitmen untuk mencegah terjadinya perundungan.

Baca Juga:Mahasiswi Undip Diduga Bunuh Diri, Kemenkes Hentikan Program Studi Anestesi!

"Saya baru dilantik sebagai Dekan FK pada 15 Januari 2024. Saya sangat 'concern' (dengan 'zero bulling', red.). Kira-kira itu program utama saya. Saya bukan orang yang tertutup dan memiliki program untuk membersihkan," katanya.

Namun untuk kasus meninggalnya Dokter Aulia, ia mengatakan hasil investigasi internal yang dilakukan tim memang tidak menemukan adanya perundungan yang menyebabkan meninggalnya korban.

Yan juga mempersilakan bagi para mahasiswa yang merasa mendapatkan perundungan dan perlakuan sejenisnya bisa melaporkan langsung.

"Sudah dipasang tulisan-tulisan 'zero bullying' di kampus. Siapa yang merasa dirundung, siapapun, bisa (scan, red.) QR itu, tulis bentuk perundunganya apa, atau kalau ada bukti. Itu langsung ke desk saya," kata Yan.

Baca Juga:Diduga Jadi Korban Perundungan, Polisi Selidiki Kasus Kematian Mahasiswi Undip

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini