Jawa Tengah Perkuat Penyerapan Gabah, Bulog Targetkan 363 Ribu Ton hingga April 2025

Jateng percepat serapan gabah/beras petani melalui Bulog & BUMD (PT JTAB) demi stabilitas harga & cadangan pangan nasional. Target serapan Bulog di Jateng 363 ribu ton

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 08 Maret 2025 | 11:24 WIB
Jawa Tengah Perkuat Penyerapan Gabah, Bulog Targetkan 363 Ribu Ton hingga April 2025
Ilustrasi Jateng percepat serapan gabah/beras petani. [Suara.com/Arief Hermawan P]

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan penyerapan gabah dan beras dari petani guna menjaga stabilitas harga serta memperkuat cadangan pangan nasional. Perum Bulog menargetkan penyerapan sebanyak 363 ribu ton setara beras di Jawa Tengah hingga April 2025.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Perum Bulog dan BUMD PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) dalam optimalisasi penyerapan hasil panen petani.

"Perum Bulog bisa bekerja sama dengan BUMD untuk penetrasi harga. Kami punya PT Jateng Agro Berdikari yang bisa membantu. Jawa Tengah memiliki hasil panen yang luar biasa," kata Luthfi dalam Rakor Optimalisasi Penyerapan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (7/3/2025).

Ia menambahkan bahwa komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung penyerapan gabah ini juga sejalan dengan program swasembada pangan nasional.

Baca Juga:Cuaca Ekstrem Ancam Jateng Selatan, Ini Penjelasan BMKG

"Tadi ada MoU antara Bulog dan para mitra untuk penetrasi harga pembelian gabah dan beras. Pemerintah Provinsi siap mendukung penuh langkah ini," ujarnya.

Cadangan Pangan Aman, Harga Stabil

Selain mendorong optimalisasi serapan gabah, Gubernur Luthfi memastikan bahwa persediaan pangan di Jawa Tengah dalam kondisi aman hingga April 2025. Hasil pengecekan di sejumlah pasar juga menunjukkan bahwa harga beras masih relatif stabil.

Direktur Utama Perum Bulog, Novi Helmy Prasetya, menyampaikan bahwa pihaknya ditargetkan menyediakan cadangan beras nasional sebanyak 3 juta ton hingga April mendatang. Untuk mencapai target tersebut, Bulog semakin aktif turun ke lapangan dan menyerap hasil panen petani secara langsung.

"Kami mendapat dukungan penuh dari Forkopimda di Jateng. Sampai April nanti, target penyerapan di Jateng mencapai 363 ribu ton setara beras," jelas Novi.

Baca Juga:Luput Perhatian Saat Retreat Kepala Daerah, Pengunjuk Rasa Kritisi PSN Ditahan diMakamGiriloyo

Dalam rakor tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Perum Bulog Kanwil Jateng & DIY dengan mitra pengadaan pangan Bulog. Setidaknya 313 mitra hadir, baik secara luring maupun daring, dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dengan langkah ini, Jawa Tengah diharapkan semakin berperan dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta memastikan kesejahteraan petani melalui penyerapan gabah yang optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak