SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mendorong agar sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dasar yang langsung berdampak bagi masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah fokus pembangunan Jateng yaitu perbaikan infrastruktur jalan.
Menurut Sarif, sinergi ini penting untuk menyelaraskan pembangunan daerah dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta Arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2025–2029.
Ia menyebut, penyatuan langkah dan visi dalam pembangunan akan menghasilkan manfaat yang lebih nyata bagi warga.
Baca Juga:5 Benda di Dalam Dompet yang Diyakini Bawa Rezeki dan Keberuntungan
“Dengan adanya sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, maka pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap pria yang akrab dipanggil Kakung tersebut.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Kakung itu menegaskan pentingnya menyelesaikan kebutuhan layanan dasar terlebih dahulu, dengan menaruh perhatian lebih pada sektor jalan.
Ia menilai, konektivitas antarwilayah harus menjadi fokus agar distribusi barang dan mobilitas warga semakin lancar.
“Kita juga menyambut baik rencana Pemprov dalam pembangunan jalan nanti akan diprioritaskan untuk jalur perdagangan antar kabupaten/kota,” sebut Sarif.

Pihaknya pun mengapresiasi alokasi anggaran dari Pemprov untuk program perbaikan jalan di wilayah kabupaten/kota. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan semangat pembenahan infrastruktur secara menyeluruh yang tak hanya bergantung pada jalan milik provinsi.
Baca Juga:Liburan Sekolah Tiba! Ini 5 Rekomendasi Wisata Anak di Jawa Tengah yang Seru, dan Ramah di Kantong
“Dalam Permendagri juga disebutkan bahwa rencana awal RPJMD dibahas bersama dengan kepala daerah, kepala perangkat daerah dan para pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan, dan saran penyempurnaan,” jelasnya.
Sarif menyebut saat ini ada lima fokus pembangunan infrastruktur yang tengah digencarkan oleh Pemprov Jateng, yaitu infrastruktur jalan, pendidikan, swasembada pangan (pertanian), sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur data.
Dari kelima fokus itu, pembangunan jalan dinilai sebagai fondasi awal untuk menunjang sektor-sektor lainnya.
“Pembangunan yang terencana dan terarah, tentu akan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.