Laksana 'Tampar' Bus Impor dengan Nucleus-6, Produk Baru di Pasar EV Lokal yang Bikin Penasaran

Karoseri Laksana meluncurkan bus listrik Nucleus-6 sebagai jawaban atas gempuran bus impor. Simak keunggulan dan strategi Laksana untuk menguasai pasar EV lokal

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 15 Juli 2025 | 22:18 WIB
Laksana 'Tampar' Bus Impor dengan Nucleus-6, Produk Baru di Pasar EV Lokal yang Bikin Penasaran
Bus listrik Laksana Nucleus-6 saat diperkenalkan di publik. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

SuaraJawaTengah.id - Di tengah serbuan bus listrik impor berstatus completely build-up (CBU) yang membanjiri jalanan Indonesia, perusahaan karoseri lokal justru membuat gebrakan tak terduga.

Laksana, pemain kawakan di industri otomotif nasional, secara resmi meluncurkan produk barunya, bus listrik Nucleus-6, tepat di hari jadinya yang ke-48.

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa industri dalam negeri siap bertarung dan tidak gentar menghadapi gempuran produk asing.

Kehadiran Nucleus-6 menjadi jawaban atas pertanyaan besar: mampukah Indonesia mandiri dalam menyediakan transportasi publik berbasis listrik?

Baca Juga:Gubernur Jateng Jamin Keamanan Investasi: Perizinan 1 Hari Selesai!

Berbeda dari pendahulunya yang berbadan bongsor, Nucleus-6 hadir dengan desain yang lebih ramping, lincah, dan aerodinamis.

Namun, jangan salah sangka, bodinya yang lebih ringkas ini ternyata menyimpan ruang kapasitas penumpang yang sama.

Laksana merancangnya secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pasar yang belum tergarap maksimal, seperti bus sekolah modern, shuttle bandara yang efisien, hingga transportasi karyawan di kawasan industri dengan akses jalan terbatas.

Bus listrik Laksana Nucleus-6 saat diperkenalkan di publik. [Istimewa]
Bus listrik Laksana Nucleus-6 saat diperkenalkan di publik. [Istimewa]

Satu hal yang membuatnya menonjol adalah perhatiannya pada inklusivitas.

Bus ini dirancang sangat ramah bagi penumpang penyandang disabilitas, lengkap dengan fitur ramp, area kursi roda, tempat duduk prioritas, hingga pegangan tangan yang mudah dijangkau. Sebuah detail yang seringkali absen pada produk sejenis.

Baca Juga:Jangan Sampai Putus Sekolah! Pemprov Jateng Kucurkan Beasiswa Rp2,2 Miliar

Langkah strategis ini diperkuat dengan komitmen Laksana untuk terus menaikkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ini adalah pertaruhan besar untuk mengurangi ketergantungan pada komponen impor sekaligus memperkuat daya saing industri karoseri lokal.

Stefan Arman, Technical Director Laksana, menegaskan bahwa ini adalah pembuktian kemampuan anak bangsa.

“Peluncuran Nucleus 6 adalah wujud nyata kemampuan kami dalam memproduksi bus listrik di dalam negeri, dengan dukungan kolaborasi bersama mitra strategis seperti VKTR, Hyundai, Skywell, dan merek lainnya. Ini menjadi bukti bahwa industri dalam negeri mampu menjawab tantangan elektrifikasi transportasi publik secara mandiri dan berkelanjutan,” ucap Stefan ketika ditemui di acara peluncuran bus listrik Nucleus-6 di Semarang pada Selasa (15/7/2025).

Selama hampir lima dekade, Laksana telah menjadi tulang punggung transportasi darat dengan ribuan unit bus yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan menembus pasar ekspor seperti Fiji, Bangladesh, hingga Laos.

Dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 unit per tahun, termasuk lebih dari 1.000 unit yang melayani rute Transjakarta, Laksana membuktikan skala dan kontribusinya yang tak main-main.

Tak berhenti di situ, Laksana tengah membangun pusat riset dan pengembangan (R&D Center) sebagai kawah candradimuka inovasi transportasi masa depan. Fasilitas ini akan menjadi jembatan kolaborasi antara Laksana dengan mitra teknologi dan institusi pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak