Alarm! Luas Lahan Kritis di Jawa Tengah Nyaris 1,6 Juta Hektar, Sarif Abdillah: Dampaknya Ngeri!

Lahan kritis di Jawa Tengah mengkhawatirkan, mencapai 1,6 juta ha. DPRD mendesak penanganan berkelanjutan karena ancaman banjir, kerugian ekonomi, dan penurunan kesejahteraan

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 16 Juli 2025 | 14:45 WIB
Alarm! Luas Lahan Kritis di Jawa Tengah Nyaris 1,6 Juta Hektar, Sarif Abdillah: Dampaknya Ngeri!
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah. [Istimewa]

Atas dasar itu, ia mendesak pemerintah untuk segera tanggap dan tidak menganggap remeh masalah ini. Salah satu solusi konkret yang diusulkan adalah dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui program yang mudah diakses, seperti kebun bibit rakyat. Program ini diharapkan dapat mendorong warga untuk merehabilitasi lahan di lingkungan mereka sendiri.

“Masyarakat juga bisa difasilitasi untuk mendapatkan bibit secara gratis. Sehingga semangat masyarakat untuk menanam sekaligus menjaga lahan agar tidak kritis, tetap terjaga,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak