Ironi! Program MBG Andalan Prabowo di Demak Dikuasai Swasta, Daerah Miskin Gigit Jari!

Program MBG di Demak tersendat modal. Dari target 80 dapur, baru 11 beroperasi, dikuasai swasta, dan tak sentuh wilayah miskin. Data pusat kontras dengan realita daerah.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 22 Juli 2025 | 19:33 WIB
Ironi! Program MBG Andalan Prabowo di Demak Dikuasai Swasta, Daerah Miskin Gigit Jari!
Siswa SMP Negeri 2 Demak menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (22/7/2024). [suara.com/Sigit AF]

SuaraJawaTengah.id - Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), menghadapi realita pahit di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Di saat pemerintah pusat menggaungkan capaian nasional, implementasi di tingkat daerah justru tersendat parah, memunculkan ironi di mana program yang diharapkan membantu masyarakat rentan justru dikuasai sepenuhnya oleh pihak swasta dan berpotensi mengabaikan wilayah paling miskin.

Kesenjangan antara target dan realita ini terungkap tajam saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, membeberkan data yang mencengangkan.

Dari target pendirian 80 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Demak, hingga kini baru 11 dapur yang beroperasi.

Baca Juga:BRI Bantu Supplier Ikan Ini Menjadi Pemasok Andalan Program MBG

"Dari target 80 dapur SPPG di Demak, kata dia, baru berdiri sebanyak 11 dapur atau 15% dari yang diharapkan," kata Akhmad Sugiharto, Selasa (22/7/2025).

Persoalan utamanya terletak pada masalah klasik: modal. Menurut Sugiharto, hambatan terbesar dalam merealisasikan program ini adalah kebutuhan investasi yang tidak sedikit.

Hal ini menjadi penghalang utama bagi partisipasi yang lebih luas.

"Untuk membuat dapur SPPG modalnya besar, harus punya tempat yang cukup luas serta peralatan yang cukup mahal harganya," ujar dia.

Akibatnya, seluruh dapur yang berhasil berdiri di Demak saat ini merupakan milik mitra atau dikelola sepenuhnya oleh pihak swasta.

Baca Juga:Demak Tak Menyerah! "Giant Sea Wall Hybrid" Jadi Harapan Baru Atasi Rob Menahun

Ketergantungan pada modal besar ini secara tidak langsung membentuk peta sebaran yang tidak merata.

Dapur-dapur MBG cenderung terkonsentrasi di wilayah perkotaan yang lebih strategis secara bisnis, bukan di kantong-kantong kemiskinan.

Kondisi ini bertentangan dengan harapan pemerintah daerah. Sugiharto secara gamblang menyuarakan kegelisahannya, bahwa tujuan utama program untuk menyentuh lapisan masyarakat paling bawah justru meleset.

"Sebetulnya kami berharap, daerah dengan kemiskinan ekstrem itu diprioritaskan terlebih dahulu," jelasnya.

Ironisnya, temuan kontras ini muncul saat Tim Khusus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Letnan Kolonel Inf Constantinus Rusmanto, melakukan peninjauan langsung.

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)
Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Dalam kunjungannya ke 3 dapur SPPG dan SMP Negeri 2 Demak, ia justru menyebut tidak menemukan masalah selama pelaksanaan MBG di Demak.

Pihak pemerintah pusat meminta masyarakat bersabar karena program ini masih tergolong baru. Rusmanto menyatakan akan terus mendorong mitra untuk memperluas jangkauan secara bertahap.

"Ini kan program baru, kalau ada yang belum menerima, kami akan mendorong mitra untuk membangun di daerah tersebut," katanya.

Secara nasional, Rusmanto memaparkan data yang optimistis. Per awal Juli 2025, sudah terdapat 2.200 dapur SPPG di seluruh Indonesia yang melayani sekitar 6 juta siswa.

"Target kami, pada akhir September nanti sudah terdapat 5.000 dapur SPPG di seluruh Indonesia," katanya.

Namun, capaian makro tersebut seolah menjadi anomali jika dibandingkan dengan potret mikro di Demak, di mana kendala modal dan dominasi swasta membuat program ini terseok dan berisiko salah sasaran.

Kontributor : Sigit Aulia Firdaus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak