Budi Arista Romadhoni
Rabu, 09 September 2020 | 16:41 WIB
apolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, seusai menyampaikan Commander Wish di Gedung Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (20/5/2020) malam. (Solopos.com/Bidhumas Polda Jateng)

SuaraJawaTengah.id - Kota Semarang dan Solo menjadi daerah prioritas pengamanan selama Pilkada serentak 2020. Di solo terdapat Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka berbasangan dengan Teguh Prakosa. Mereka akan melawan Paslon Independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

Sementara itu di Kota Semarang Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu diprediksi akan melawan kotak kosong pada Pilkada 9 Desember mendatang. 

Tidak bisa dipungkiri pengamanan dua kota tersebut akan menjadi prioritas oleh Polda Jateng

Hingga muncul kabar Kapolda Jawa Tengah bakal pindah kantor ke Solo untuk beberapa saat. Hal itu dilakukan guna melakukan pengamanan Pilkada atau Pilwalkot Solo 2020.

Namun, hal itu dibantah tegas oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi. Mantan Kapolresta Solo itu memang membenarkan jika Solo dan Semarang menjadi prioritas pengamanan selama pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Meski demikian, dirinya tidak berencana berkantor sementara di Solo.

"Tidak ada rencana ngantor di Solo," kata Kapolda dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com Rabu (9/9/2020).

Luthfi menambahkan pengamanan Pilkada 2020 di Jateng akan dilaksanakan secara maksimal. Semua daerah yang menggelar Pilkada 2020 akan diawasi jajaran kepolisian secara intensif agar berjalan kondusif.

"Pilkada semua terkendali dan semua diawasi. Terkait protokol pengamanan kita juga sudah memiliki dengan Operasi Mantab Praja 2020 Jateng," ujarnya.

Baca Juga: 2 Warga Surabaya Korban Tewas Laka Maut Tol Solo-Semarang, Ini Identitasnya

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar F. Sutisna, juga membenarkan jika Solo dan Semarang menjadi prioritas pengamanan.

Meski demikian, Iskandar memastikan jika Kapolda Jateng tetap akan berkantor di Semarang selama Pilkada 2020.

"Kantor tetap di Mapolda Jateng [Semarang], tapi beberapa tempat jadi perhatian pak Kapolda terutama beberapa daerah yang menurut pertimbangan penting. Semua daerah ada kerawanan, tapi ada ekskalasi dari 21, termasuk Semarang dan Solo, serta beberapa tempat lainnya," ujar Kabid Humas Polda Jateng. 

"Iya [Semarang-Solo prioritas] karena jumlah penduduk banyak dan masyarakat cukup aktif," tuturnya.

Load More