SuaraJawaTengah.id - Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa desa tertua di Indonesia ternyata berada di Jawa Tengah. Tepatnya di Desa Upit yang usianya sudah mencapai 1.154 tahun.
Kebenaran informasi itu disampaikan langsung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng melalui unggahan video di instagram @kominfo.jateng pada Sabtu (12/12/2020).
Menurut Diskominfo, Desa Upit atau Yupit secara administratif masuk ke desa Kahuman dan Desa Ngawen Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Dalam keterangan video itu dijelaskan, bukti Upit sebagai desa tertua di Indonesia berdasarkan prasasti Upit di Desa Kahuman sendiri. Prasasti yang berbahasa kawi kuno bertuliskan tahun saka 788 atau 866 Masehi.
Menurut Kepala Desa Kahuman, Joko Sumitro membenarkan adanya prasasti Upit didesanya dan tertulis diprasasti itu sudah ada sejak tahun tahun 866 Masehi lalu.
Sementara itu, Anggota Tim Pelestari Ngupit Ngawen, Rohani menyampaikan dengan prasasti tersebut dirinya bisa mengetahui sejarah masa lalu.
"Upit telah diakui sejak dahulu, ini membuktikan bahwa klaten mempunyai desa tertua dan menjadi modal bagi kita untuk mengetahui sejarah di masa lalu. Bahwa kita sudah punya tata pemerintahan yang jauh lebih tertata," terangnya.
Sedangkan menurut salah satu sesepuh Desa Kahuman, Daliman Harno P menjelaskan selain prasasti Upit, di desanya juga terdapat bukti kuat lainnya seperti batu-batu candi.
"Tanda-tanda bahwa upit adalah desa tertua, terdapat adanya yang pertama ditemukan batu-batu candi yang terletak di makam padalan. Pada mulanya waktu saya kecil, batu berundak berbentuk segi empat terletak di atas, susunan semuanya berasal dari batu candi," ungkapnya.
Baca Juga: Gubernur Ganjar Pranowo Digugat Apindo Jateng di PTUN
Selain itu, ditemukannya masjid yang dibangun sejak ratusan tahun silam serta pemandian atau sendang itu menjadi bukti dan tidak dapat diragukan lagi kebeneran Upit sebagai desa tertua di Indonesia.
Perlu diketahui dalam keterangan caption, Diskominfo menerangkan Pemerintah Desa Kahuman mencatat Upit merupakan desa perdikan atau desa bebas pajak pada zaman Mataram kuno. Desa itu dibentuk pada masa pemerintahan Maharaja Rakai Kayuwangi.
Adapun prasasti aslinya saat ini tersimpan rapih di Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng.
Adanya unggahan video itu, banyak netizen yang telah melihat merasa bangga dan terkejut karena baru mengetahui informasi tersebut.
"Baru tau ternyata di kampung halamanku ngupit sebagai salah satu desa tertua di Indonesia. Tks infonya min, jadi tau," ungkap akun instagram @mfahmi_setiadin.
"Akhirnya sebuah perintisan penggalian sejarah sdh diakui oleh pemprov jateng," kata akun instagram @abdullahsamat6.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50