SuaraJawaTengah.id - Surga tersembunyi, begitulah para pengunjung menyebut wisata Kali Dongpaso. Wisata alam tersebut terletak di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.
Wisata alam di Kali Dongpaso memang cukup unik. Bebatuan yang mengelilinginya bagaikan gua yang tersembunyi dari manusia. Air yang mengalir di tempat tersebut masih jernih.
Sangking jernihnya, dengan mudah pengunjung bisa melihat dasar sungai. Selain air yang masih jernih, tempat tersebut juga dilengkapi dengan air terjun yang membuat pengunjung semakin betah.
Warga sekitar, Musti Anam mengatakan, ada beberapa spot di wisata Kali Dongpaso namun yang paling favorit memang di bebatuan yang mirip gua itu. Saking bagusnya, beberapa pengunjung menyebutnya surga tersembunyi.
"Karena berupa kedung dikelilingi batu dan ada air terjun tak terlalu tinggi sekitar 8 meteran banyak pengunjung menjuluki surga tersembunyi," jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin (18/1/2020).
Meski menjadi primadona bagi wisatawan, untuk memasuki wisata Kali Dongpaso sampai saat ini masih gratis. Namun, pengunjung harus berjuang menuju tempat tersebut, lantaran jalan masih berupa tanah.
"Untuk kontribusi karena belum dikelola masih gratis. Cuman ada biaya parkir dan penitipan sepeda motor di rumah warga sekitar Rp5 ribu,"katanya.
Meski akses jalan nasih berupa tanah, pengunjung akan dimanjakan dengan banyak pepohonan kopi milik warga menuju Kali Dongpaso. Namun menurutnya, ketika hujan jalan tersebut menjadi licin.
"Akses jalan masih betupa jalan tanah, jadi kalo ujan gini cukup licin. Jalan itu sendiri aslinya bukan akses jalan kewisata, namun jalan yg dibuat masyarakat untuk ke kebunnya," ucapnya.
Baca Juga: Kisah Heroik Mbah Tun Lawan Mafia Tanah, Kini Gugatannya Sudah Dikabulkan
Meski jalan masih tanah, ketika libur banyak pengunjung ke wisata Kali Dongpaso. Jika dia hitung, sekitar 100 lebih wisata yang berkunjung ketika hari libur.
"100 pengunjung lebih kalo pas hari libur. Soale yang kesitu kebanyakan pasti mandi dan tak bisa lama-lama karena dingin. Jadi ya ada yg pulang ada yg dateng gitu. Kalo pas rame jam 4 sore masih ada yg baru datang," ucapnya.
Pengunjung Kali Dongpaso, Nailis mengaku senang ke tempat wisata tersebut lantaran masih asri dan udaranya masih bersih. Selain itu, Kali Dongpaso tak terlalu banyak orang yang datang.
"Tak banyak yang datang jadi benar-benar enak banget kalau ingin nikmatin," ujarnya.
Karena belum banyak tersentuh oleh orang, Kali Dongpaso terlihat benar-benar bersih. Meski dia puas dengan Kali Dongpaso, dia mengaku kesulitan karena akses jalan hanya setapak.
"Jalannya setapak dan masih tanah. Licin kalau hujan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!
-
Wujud Syukur 12 Tahun Perjalanan Perusahaan, Semen Gresik Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim