SuaraJawaTengah.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas bergerak cepat menanggulangi bencana tanah longsor dan banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat hujan deras yang terjadi pada Minggu (8/9/2024).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho, mengatakan bahwa bencana longsor terjadi di Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, sementara banjir melanda tiga desa di dua kecamatan, yaitu Ajibarang dan Pekuncen.
Tanah longsor yang terjadi pada ruas jalan kabupaten di Grumbul Gandusari, Desa Cibangkong, sempat menimbulkan kerusakan pada rumah warga dan menutup sebagian jalan, namun berkat respons cepat BPBD dan warga setempat, akses jalan tetap bisa dilalui.
Selain longsor, banjir yang terjadi di Desa Pandansari, Cikawung, dan Pasiraman Kidul mengakibatkan genangan air di pemukiman warga, meskipun BPBD segera melakukan evakuasi dan upaya mitigasi banjir untuk mencegah kerusakan lebih parah.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, sesuai dengan prakiraan BMKG. "Kami terus memonitor situasi dan mengajak warga untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem masih mungkin terjadi hingga hari ini," kata Budi dikutip dari ANTARA pada Senin (9/9/2024).
Budi juga menekankan bahwa tindakan preventif dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem dan Bencana Susulan Seiring dengan potensi cuaca ekstrem, Budi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.
Terlebih di daerah-daerah rawan banjir dan longsor, langkah antisipatif dan kesiapan warga dapat menyelamatkan jiwa dan mengurangi kerugian materi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran
-
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK: Warek I dan Warek 4 Pegang Kendali Pimpinan
-
BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026
-
BRI Dukung Potensi Bank Emas Indonesia Lewat Ekosistem Emas Terintegrasi