5. Temuan Lempengan Emas di Ratu Boko
Salah satu klaim yang kontroversial adalah penemuan lempengan emas bertuliskan nama Allah di situs Ratu Boko, yang menurut Pahmi Basya menjadi bukti fisik dari keberadaan Nabi Sulaiman di Nusantara.
Klaim ini masih menimbulkan perdebatan, namun ia menyatakan bahwa ini adalah petunjuk penting tentang peran Nabi Sulaiman di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
6. Kritik dari Akademisi
Meskipun teorinya menuai kritik tajam dari banyak sejarawan dan arkeolog, seperti Rini Susanti dari UIN Sunan Kalijaga, teori Pahmi Basya tetap mendapat perhatian.
Rini mengakui bahwa meskipun klaimnya bertentangan dengan pemahaman tradisional sejarah Borobudur, ini adalah upaya kreatif yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan tafsir agama, membuka ruang bagi perspektif alternatif dalam studi sejarah.
7. Simbolisme Relik yang Mewakili Mujizat Nabi Sulaiman
Pahmi Basya mengaitkan berbagai relik yang ada di Borobudur dengan kisah-kisah mujizat Nabi Sulaiman.
Salah satunya adalah gambaran hewan-hewan yang hidup harmonis di sekitar manusia dan alam, yang menurutnya merupakan simbol dari kemampuan Nabi Sulaiman untuk berbicara dengan dan mengendalikan makhluk hidup seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran.
Baca Juga: Kisah Kartini Borobudur: Ibu-ibu Tangguh Lawan Penggusuran, Demi Hak Berjualan
8. Patung “Unfinished Solomon”
Di Borobudur terdapat sebuah patung yang diyakini belum selesai pengerjaannya, yang disebut "Unfinished Solomon" oleh Pahmi Basya.
Ia menghubungkan patung ini dengan kisah Nabi Sulaiman yang meninggal sambil bersandar pada tongkatnya, yang tak jatuh hingga rayap menggerogotinya, yang membuat tubuhnya terjatuh, mengungkapkan kematiannya.
Teori ini menyatakan bahwa patung yang belum selesai tersebut merepresentasikan pekerjaan yang tertunda akibat kematian Sulaiman.
9. Penggambaran Tabut di Borobudur
Tabut, peti yang berisi benda-benda sakral dari Nabi Daud yang diwariskan kepada Nabi Sulaiman, juga dipercaya oleh Pahmi Basya tergambar dalam salah satu relik di Borobudur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin