- Satu mahasiswa UIN Walisongo, Nabila Yulian Desi, masih hilang setelah terseret arus Sungai Genting Kendal.
- UIN Walisongo berduka mendalam, memberikan pendampingan intensif kepada keluarga dan rekan mahasiswa korban.
- Kampus akan menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan harapan penemuan korban.
SuaraJawaTengah.id - Kabar duka menyelimuti Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang setelah enam mahasiswanya terseret arus Sungai Genting, Kendal, saat menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Hingga saat ini, satu mahasiswi bernama Nabila Yulian Desi (21) asal Bojonegoro, Jawa Timur, masih dalam pencarian. Tragedi ini menjadi sorotan tajam, mengingat kegiatan KKN yang seharusnya menjadi ajang pengabdian justru berujung pada musibah yang merenggut nyawa.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (4/11) sekitar pukul 13.53 WIB, ketika enam mahasiswa UIN Walisongo bermain air di Sungai Genting, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kendal.
Arus sungai yang tiba-tiba membesar menyeret mereka. Tiga mahasiswa, yakni M. Labib Rizqi (21) asal Pekalongan, Syifa Nadila (21) asal Pemalang, dan Riska Amelia (21) asal Pemalang, ditemukan meninggal dunia.
Pencarian intensif terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pada Rabu pagi (5/11/2025), dua mahasiswa lainnya, Bima Pranawira dan Muhammad Jibril Asyarafi, berhasil ditemukan.
Namun, keberhasilan ini diiringi dengan kekhawatiran mendalam karena Nabila Yulian Desi belum juga ditemukan. Pihak kampus dan keluarga berharap mukjizat terjadi agar Nabila dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, Prof. Mukhsin Jamil, hadir langsung di Kendal untuk mendampingi keluarga korban dan memastikan penanganan berjalan baik.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami sangat berduka atas berpulangnya mahasiswa UIN Walisongo yang sedang berjuang dalam pengabdian. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Prof. Mukhsin dengan nada pilu.
Prof. Mukhsin juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.
Baca Juga: Indonesia Membara: Suara Akademisi di Tengah Amuk Massa, Rakyat Muak Elit Hidup Mewah
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh tim SAR, relawan, dan masyarakat, yang tanpa lelah membantu sejak kemarin. Kami masih berharap dan terus berdoa agar satu mahasiswi lainnya segera ditemukan dalam keadaan terbaik," tambahnya, menunjukkan harapan yang tak padam.
UIN Walisongo tidak tinggal diam dalam menghadapi musibah ini. Tim dari LP2M, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta Pusat Layanan Konseling dan Spiritual UIN Walisongo diterjunkan untuk memberikan pendampingan intensif.
Mereka membantu proses identifikasi, pemulangan jenazah, serta memberikan dukungan psikologis bagi rekan-rekan sekelompok korban yang masih trauma.
"Kami ingin memastikan keluarga dan mahasiswa tidak sendiri dalam menghadapi duka ini. UIN Walisongo akan terus membersamai, memberi dukungan moral dan spiritual," tegas Prof. Mukhsin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BMKG: Semarang Diprakirakan Berawan Tebal Hari Ini, Warga Tetap Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
-
Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi
-
Diduga Jajal Setelan Motor, Adu Banteng Dua Yamaha F1ZR Berakhir Tragis, Remaja 19 Tahun Putus Kaki
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Semen Gresik Perkuat Budaya Anti Gratifikasi dan Penyuapan, Wujudkan Tata Kelola yang Berintegritas