- PSIS Semarang secara mengejutkan merekrut tiga pemain naturalisasi: Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, dan Otavio Dutra.
- Kedatangan trio pemain berpengalaman ini bertujuan memperkuat skuad menghadapi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026.
- Tiga amunisi baru ini diharapkan meningkatkan performa menyerang dan memperkokoh lini pertahanan PSIS Semarang musim ini.
SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang secara mengejutkan menggebrak bursa transfer dengan mendatangkan tiga amunisi naturalisasi sekaligus.
Laskar Mahesa Jenar resmi merekrut striker gaek Alberto Goncalves. Namun klub kebanggaan warga semarang tak berhenti di situ. Dua nama besar lainnya, Esteban Vizcarra dan Otavio Dutra, menyusul untuk memperkuat skuad menghadapi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026.
Langkah agresif ini memicu spekulasi tentang ambisi PSIS untuk bisa bertahan di Liga kasta kedua di Indonesia itu.
Manajemen PSIS Semarang tampaknya serius ingin mendongkrak performa tim. Kedatangan Alberto Goncalves, yang akrab disapa Beto, menjadi sinyal awal.
Penyerang berusia 43 tahun ini dikenal sebagai salah satu striker naturalisasi tersukses di kancah sepak bola Indonesia.
Pengalamannya bersama klub-klub besar seperti Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Madura United diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan PSIS yang kerap kesulitan mencetak gol.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap Beto.
"Hari ini kami mendatangkan striker gaek Alberto Goncalves yang sudah malang melintang di beberapa tim Indonesia. Harapannya sosok Beto bisa memberi kontribusi untuk PSIS dengan pengalaman dan kemampuan yang dia miliki," ujarnya.
Tak sampai di situ, kejutan berlanjut dengan pengumuman dua rekrutan naturalisasi lainnya: Esteban Vizcarra dan Otavio Dutra.
Baca Juga: Harga Tiket PSIS vs Persiku di Stadion Jatidiri Dirilis, Ada Syarat Ketat: Wajib KTP Semarang!
Esteban Vizcarra, gelandang serang berusia 39 tahun yang telah mengantongi paspor Indonesia sejak 2018, akan menambah kreativitas di lini tengah dan sayap.
Vizcarra memiliki rekam jejak mentereng bersama Persib Bandung, Sriwijaya FC, dan Madura United.
Sementara itu, Otavio Dutra, bek senior berusia 42 tahun asal Brasil yang menjadi WNI sejak 2019, diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan. Pengalamannya bersama Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta menjadi jaminan kualitas di jantung pertahanan PSIS.
Kedatangan trio naturalisasi ini menunjukkan keseriusan PSIS dalam menghadapi sisa musim. Reza kembali menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperbaiki performa tim.
"Esteban Vizcarra dan Otavio Dutra kami datangkan untuk memperbaiki performa PSIS Semarang di kompetisi Pegadaian Championship musim ini. Kualitas dan pengalamannya sangat kami butuhkan untuk tim ini dan kami yakin dengan kemampuan mereka," jelas Reza.
Dengan tiga pemain naturalisasi sarat pengalaman ini, PSIS Semarang kini memiliki kedalaman skuad yang patut diperhitungkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Perang Mobil Bekas 90 Jutaan: Avanza Tangguh, Ertiga Nyaman, atau Sigra Rasa Baru?
-
Setengah Pemudik Belum Balik, Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mengerikan!
-
One Way Kalikangkung-Cikampek Diberlakukan, Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
-
10 Fakta Polemik Salat Id di Kedungwinong: Dibatalkan Mendadak hingga Berujung Permintaan Maaf Kades
-
Melawan Petugas Saat Razia Petasan, 4 Pemuda di Kudus Diamankan Polisi