alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembangunan Tol Bawen-Yogya Segera Terealisasi Tahun Ini

Budi Arista Romadhoni Rabu, 24 Februari 2021 | 07:59 WIB

Pembangunan Tol Bawen-Yogya Segera Terealisasi Tahun Ini
Ilustrasi proses pembangunan ruas jalan tol Semarang-Demak, pembangunan tol Bawen-Yogya ditargetkan akan dimulai tahun ini. [Dok Humas SG]

Meski masih tahap Panlok, pembangunan Tol Bawen-Yogya dipastikan akan dimulai tahun ini

SuaraJawaTengah.id - Pembangunan tol Bawen-Yogja juga segera terealisasikan. Pembebasan lahan akan dimulai pada tahun ini. 

Meski hingga kini proyek Tol Bawen-Yogya masih dalam tahap penetapan lokasi atau panlok. PT Jasa Marga menargetkan pembebasan lahan dapat digelar pada September 2021. 

Direktur Pengembangan PT Jasa Marga, Arsal Ismail mengatakan, progres pembangunan Tol Solo-Jogja dan Tol Bawen-Yogja saat ini terus berjalan. Bahkan, untuk proyek Tol Solo-Jogja pembangunan seksi satu akan digelar pada triwulan kedua tahun ini.

“Proses pembebasan tanah [Tol Solo-Jogja], sebagian sudah bebas. Jadi, kami targetkan triwulan kedua sudah bisa dilakukan konstruksi. Kalau Tol Bawen-Yogya masih penetapan panlok [penetapan lokasi]. Harapannya, September sudah mulai bisa pembebasan lahan. Tapi, secara keseluruhan dua ruas tol baru itu ditargetkan rampung tahun 2024,” kata Arsal dilansir dari Semarangpos.com, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Dua Anggota Polda Jateng Gunakan Sabu, Bertugas di Wonogiri dan Salatiga

Menanggapi progres pembangunan dua ruas tol baru itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta agar nantinya rest area yang ada di tol bisa dikelola masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa turut merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

“Saya minta beberapa aspek diperhatikan terkait pembangunan jalan tol ini. Misalnya pemanfaatan rest area. Kami minta agar Pemkab dan desa dilibatkan. Kalau bisa mereka jadi pemilik, bisa mengelola atau mungkin jadi investor,” ujar Ganjar.

Pusat UMKM

Dengan begitu, maka masyarakat lanjut Ganjar bisa merasakan dampak dari pembangunan itu. Selain itu, program menjadikan rest area sebagai pusat penjualan UMKM juga bisa terwujud.

“Kalau bisa rest area itu betul-betul dialokasikan untuk mereka tanpa membebani. Kalau dulu kan ada sewanya, dan sewanya mahal itu. Maka saya minta ke depan UMKM betul-betul disediakan ruang dan gratis,” tegasnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Raperda RTRW di Kabupaten dan Kota Segera Diselesaikan

Selain itu, Ganjar juga memberikan sejumlah masukan, di antaranya sosialisasi dan edukasi pembangunan tol pada masyarakat. Sejumlah permasalahan seperti pembebasan lahan yang kemungkinan muncul, harus diselesaikan dengan baik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait