Rela Keluar Kerja! Ismanto Sukses Tanam Sawo Raksasa hingga Ekspor

Ismanto (39), warga Mijen Kota Semarang rela berhenti jadi satpam untuk menanam sawo raksasa yang diberi nama Mamey Sapote.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 15 Maret 2021 | 15:59 WIB
Rela Keluar Kerja! Ismanto Sukses Tanam Sawo Raksasa hingga Ekspor
Sawo raksasa milik Ismanto (39), warga Mijen Kota Semarang. [Suara.com/Dafi Yusuf]

SuaraJawaTengah.id - Ismanto (39), warga Mijen Kota Semarang rela berhenti jadi satpam untuk menanam sawo raksasa yang diberi nama Mamey Sapote.

Sampai saat ini, bibit sawo raksasa miliknya sudah banyak dipesan negara-negara Asia seperti Thailand, Malaysia dan juga India.

Baik dari segi ukuran dan cita rasa, sawo yang dimiliki Ismanto itu memang berbeda dengan sawo yang biasa ditemui di Indonesia.

Karena ukurannya  lebih besar, daging sawo raksasa itu lebih tebal. Hal itu membuat sawo Ismanto menjadi primadona bagi pecinta buah-buahan.

Baca Juga:Wow! Mahasiswa Udinus Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Diabetes

"Paling membanggakan, negara seperti Thailand, Malaysia, dan India juga memesan bibit Mamey Sapote dari kebun saya karena dirasa lebih bagus lebih murah," jelasnya di Mijen, Kota Semarang, Senin (15/3/2021).  

Untuk harga penjualan bibit berukuran kecil 60 hingga 70 centimeter itu, Ismanto mematok harga Rp1 juta, yang berukuran sedang dengan ketinggian 2 meter, dipatok Rp5 juta rupiah menyesuaikan dengan ukurunnya.

"Sesuai dengan ukuran besarnya. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp15 juta,"imbuhnya.

Namun, para pembeli mayoritas membeli sawo yang ukurannya masih kecil dan dibesarkan di rumahnya atau dicangkok di tanaman yang lain jika mau dijual.

"Kalau pesenan kebanyakan masih yang ukuran kecil, biasanya itu penghobi yang pingin kembangkan, terus ada juga pemula yang masih coba coba," imbuhnya.

Baca Juga:Akan Menetap Saat Piala Menpora 2021, PSIS Semarang Izin ke Warga Solo

Sementara, untuk pembeli yang memesan sawo dengan ukuran besar atau sedang biasanya kolektor tanaman buah yang sudah paham sawo Mamey Sapote.

"Untuk buahnya sendiri Ismanto mematok harga mulai Rp3 ratus ribu per buah,"katanya.

Untuk cita rasa, sawo raksas ini lebih manis dibanding dengan sawo lokal. Selain itu, warna daging sawo yang warnanya lebih kemerah-merahan.

"Kemudian warnanya memang berbeda dari sawo lokal,"ujarnya.

Dari jualan sawo, Ismanto dapat meraup keuntungan puluhan juta setiap bulannya. Meski dia juga mengakui jika selama pandemi penjualan sawo miliknya juga terdampak.

"Kalau detailnya tak pernah dihitung ya, pokoknya sampai puluhan juta setiap bulannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak