facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belasan Jalan Ditutup, Masuk Kota Tegal Harus Tunjukkan Surat Vaksin

Ronald Seger Prabowo Rabu, 07 Juli 2021 | 09:34 WIB

Belasan Jalan Ditutup, Masuk Kota Tegal Harus Tunjukkan Surat Vaksin
Ruas Jalan Teuku Umar yang menjadi salah satu akses masuk ke Kota Tegal ditutup menggunaan water barrire, Selasa (6/7/2021) malam. [Suara.com/F Firdaus]

Penutupan jalan tersebut terutama dilakukan di sejumlah titik perbatasan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal

SuaraJawaTengah.id - Belasan titik jalan di Kota Tegal ditutup dan dijaga ketat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Warga yang akan masuk ke Kota Bahari harus menunjukkan sejumlah persyaratan, di antaranya surat keterangan sudah divaksin.

Penutupan jalan tersebut terutama dilakukan di sejumlah titik perbatasan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, di antaranya di ‎di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur dan Jalan Teuku Umar, Grogol, Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan.

Kedua ruas jalan utama tersebut mulai Selasa (6/7/2021) malam ditutup total menggunakan water barrier. Sejumlah polisi dan anggota TNI juga disiagakan di lokasi untuk melakukan penjagaan.

Kapolres Tegal Kota AKPB Rita Wulandari Wibowo mengatakan, terdapat 13 titik jalan yang ditutup untuk penyekatan. Penyekatan terutama dilakukan di tiga titik ruas jalan yang menjadi akses masuk ke Kota Tegal dari Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Di Masa PPKM Darurat, Antrean Penumpang KRL Masih Saja Terjadi

"Tiga titik itu di Langon, Grogol Tegal Selatan, dan Kejambon. Itu titik krusial karena berbatasan dengan Kabupaten Tegal. Kita lakukan‎ penyekatan karena mobilitas masyarakat masih tinggi‎," kata Rita, Selasa (6/7/2021) malam.‎

‎Menurut Rita, setelah ditutup, ketiga ruas jalan tersebut setiap hari dijaga oleh petugas gabungan dari TNI-Polri dan Pemkot Tegal. "Ada tim yang berjaga 24 jam," tandasnya.

Rita mengatakan, warga yang akan melintas di ketiga ruas jalan tersebut harus menunjukkan surat keterangan dari tempat kerja, surat keterangan sudah divaksin, dan surat keterangan hasil rapid test antigen.

"Ini sifatnya untuk melakukan pembatasan mobilitas masyarakat sehingga ada persyaratan khusus, yaitu surat keterangan kerja, hasil‎ vaksin, hasil rapid test agar bisa kita kasih akses masuk," tuturnya.

Rita menyebut, penyekatan akan berlangsung selama penerapan PPKM Darurat agar kebijakan itu bisa efektif mengurangi mobilitas masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan.‎ "Penyekatan ini dilakukan sampai tanggal 20 Juli 2021," ujarnya.

Baca Juga: Polresta Bogor Kota Memperluas Penyekatan Kendaraan PPKM Darurat, Tambah Enam Lokasi

Rita menambahkan, sejumlah titik ruas jalan lain yang ditutup yakni Jalan‎ Mayjen Sutoyo (Pos Maya), Jalan Dr Sutomo, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo (Terminal Tegal), dan Jalan Yos Sudarso.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait