"Percaya atau tidak namun filosofi keris keris untuk pengasihan memang seperti itu," terangnya.
Adapun Aryo warga Kota Semarang, pemilik keris jaran goyang yang memamerkan koleksinya dalam pameran, berujar keris jaran goyang punya filosofi pengasihan atau pemikat lawan jenis.
"Keris jaran goyang mempunyai 7 lekukan, sedangkan pamornya terdiri dari dua jenis pamor. 7 lekukan bermakna pertolongan diri sendiri atau orang lain," katanya.
Ia juga menceritakan keris jaran goyang yang kini dimilikinya merupakan keris orang Kota Pekalongan.
Baca Juga:Serba-Serbi Unik Konser Dream Theater di Solo, Gibran Hadiahi Keris!
"Karena yang punya meninggal keris itu diwariskan ke anaknya, namun anaknya tidak mau merawat kemudian dijual ke saya," katanya.
Sementara itu Ketua Panitia pameran tosan aji, Adwi Sujatmiko yang akrab disapa Demang Banyu, mengatakan, peserta yang hadir dalam acara mencapai 75 orang lebih dan membawa ratusan koleksi.
"Lewat pameran kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak muda. Karena selama ini keris dianggap barang dengan kekuatan goib atau sakral. Padahal keris itu warisan leluhur yang harus dijaga," terangnya.
Ia menambahkan kepercayaan masyarakat mengenai keris yang bisa membangkitkan kekuatan tertentu memang masih kental.
"Untuk itu harus dibarengi eduksi, agar masyarakat tidak terjebak atau mendewakan keris," tambahnya.
Baca Juga:Usai Konser di Solo, Personel Dream Theater Dapat Keris dari Gibran Rakabuming
Kontributor : Aninda Putri Kartika