Banjir dan Tanah Longsor Hantam Sejumlah Desa, Pemkab Banyumas Lakukan Asesmen hingga Bangun Jembatan Darurat

Banjir bandang yang terjadi akibat luapan Sungai Arus setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 10 Oktober 2022 | 12:11 WIB
Banjir dan Tanah Longsor Hantam Sejumlah Desa, Pemkab Banyumas Lakukan Asesmen hingga Bangun Jembatan Darurat
Sebuah jembatan di Grumbul Legok Lor, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, terputus akibat banjir bandang Sungai Arus yang terjadi pada Minggu (9/10/2022) malam. [ANTARA/Idhad Zakaria]

SuaraJawaTengah.id - Bencana banjir dan tanah longsor menghantam sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, 7-9 Oktober lalu.

Banjir bandang yang terjadi akibat luapan Sungai Arus setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama tiga jam itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kendati demikian, dia mengatakan banjir bandang tersebut mengakibatkan sebuah jembatan di Grumbul Legok Lor RT 02 RW 05 ke area pertanian terputus karena bangunannya ambrol.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho menjelaskan, Pemkab Banyumas segera menangani dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah desa akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:Hujan dan Tanah Longsor Ancam Puluhan Hektare Sawah di Sukabumi, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

"Kejadian terakhir berupa banjir bandang di Grumbul Legok Lor, Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, pada Minggu (9/10/2022) malam," kata Budi Nugroho dilansir dari ANTARA, Senin (10/10/2022).

"Tadi, kami bersama Bapak Bupati (Bupati Banyumas Achmad Husein, red.) sudah meninjau lokasi banjir bandang di Grumbul Legok Lor," tambah Budi.

Dari hasil peninjauan, kata dia, penanganan permanen terhadap jembatan yang putus tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas.

Selama menunggu penanganan permanen, lanjut dia, Pemkab Banyumas akan membangun jembatan darurat agar bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Tanaman padi dengan luas lebih kurang 4 hektare juga terdampak banjir bandang tersebut," jelasnya.

Baca Juga:Pemukiman Warga Suku Tengger Diterjang Banjir Bandang, 11 Rumah Dan Satu Pura Rusak

Selain di Grumbul Legok Lor, kata dia, Pemkab Banyumas juga akan segera melakukan penanganan terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada tanggal 7-9 Oktober 2022.

Ia mengatakan berdasarkan pendataan sementara, tanah longsor terjadi di 77 titik yang tersebar di berbagai desa se-Kabupaten Banyumas.

Sementara kejadian banjir luapan maupun banjir bandang terjadi di 23 titik yang tersebar di sejumlah wilayah Banyumas.

"Hingga saat ini, kami masih melakukan asesmen terhadap kejadian bencana hidrometeorologi tersebut termasuk mendata jumlah warga yang mengungsi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini