Waspada Cuaca Saat Mudik Lebaran 2025, BMKG Prediksi Hujan dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Jateng

Waspada cuaca ekstrem (hujan lebat, angin kencang) di Jateng saat mudik Lebaran 2025. Pantau info BMKG, siapkan kendaraan, kurangi kecepatan, hindari jalur rawan.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 24 Maret 2025 | 10:00 WIB
Waspada Cuaca Saat Mudik Lebaran 2025, BMKG Prediksi Hujan dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati saat berada. [Dok Humas]

SuaraJawaTengah.id - Pemudik yang melintasi atau menuju Jawa Tengah saat Lebaran 2025 diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi selama periode arus mudik.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa meskipun curah hujan di Jawa Tengah mulai menurun dibandingkan beberapa pekan lalu, masih ada kemungkinan terjadi hujan lebat, sangat lebat, atau ekstrem dengan durasi singkat di beberapa daerah.

"Kami terus memantau perkembangan cuaca dan akan menyampaikan potensi hujan sekitar 2-3 hari sebelumnya," ujar Dwikorita dalam audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang pada Minggu (23/3/2025).

Prakiraan Cuaca di Jalur Mudik

Baca Juga:Wow! Investasi Senilai Rp6 Triliun Masuk ke Jateng, Bakal Serap Ribuan Tenaga Kerja

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat akan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada 23-27 Maret 2025. Wilayah-wilayah yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Jawa Tengah bagian tengah, terutama di sekitar pegunungan, yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi pada dasarian III Maret hingga dasarian I April 2025.
  • Wilayah Pantura, yang berpotensi mengalami banjir rob pada 29 Maret 2025.
  • Jalur-jalur utama mudik yang bisa terdampak cuaca buruk, terutama ruas jalan yang rawan longsor dan genangan air.

Dwikorita mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG. "Di aplikasi tersebut terdapat informasi cuaca di jalur mudik dan di setiap desa, sehingga pemudik bisa lebih waspada," tambahnya.

Selain potensi hujan lebat, pemudik juga harus mewaspadai angin kencang dan penurunan visibilitas akibat kabut atau hujan deras di daerah perbukitan dan pegunungan. Fenomena ini bisa berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan pribadi yang melintasi jalur rawan bencana.

Antisipasi Pemerintah Daerah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 26-28 Maret 2025, bersamaan dengan potensi hujan lebat di beberapa wilayah.

Baca Juga:Pacu Kuantitas Ekspor, Ahmad Luthfi Upayakan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas

Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan dari berbagai instansi telah disiagakan di posko-posko pemantauan arus mudik. "Kami telah menyiapkan peringatan dini di jalur-jalur rawan, termasuk di daerah yang berpotensi mengalami banjir dan longsor," kata Luthfi.

Terkait kemungkinan modifikasi cuaca, Luthfi menyebutkan bahwa saat ini langkah tersebut belum diperlukan. "Curah hujan sudah mulai melandai, kecuali jika terjadi hujan terus-menerus yang berpotensi mengganggu perayaan Lebaran, maka kami akan mempertimbangkan operasi modifikasi cuaca," jelasnya.

Selain memberikan informasi cuaca secara berkala, pemerintah daerah juga telah menyiapkan tim tanggap bencana dari tingkat provinsi hingga desa. "Kami telah membentuk desa tanggap bencana dan menyiapkan tenaga sukarelawan (Tagana), termasuk untuk membantu penyandang disabilitas dalam situasi darurat," pungkas Luthfi.

Tips Aman Berkendara Saat Cuaca Buruk

BMKG dan pemerintah daerah juga memberikan beberapa imbauan bagi pemudik agar dapat melakukan perjalanan dengan aman di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu:

  • Cek prakiraan cuaca sebelum berangkat melalui aplikasi Info BMKG atau media resmi lainnya.
  • Hindari perjalanan saat hujan deras atau badai jika memungkinkan, terutama di jalur yang rawan longsor atau banjir.
  • Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, termasuk rem, lampu, dan ban, agar tetap aman di jalan.
  • Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman, terutama saat hujan deras untuk menghindari risiko kecelakaan akibat jalan licin.
  • Siapkan perlengkapan darurat, seperti jas hujan, senter, dan obat-obatan, untuk berjaga-jaga dalam situasi tak terduga.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, menyesuaikan rute jika diperlukan, dan selalu mengikuti pembaruan cuaca dari BMKG. Keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas utama agar dapat merayakan Lebaran dengan nyaman bersama keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak