- Peserta SNBT 2026 di Universitas Diponegoro disarankan memilih jurusan sepi peminat untuk meningkatkan peluang lolos seleksi masuk.
- Terdapat sepuluh program studi dengan tingkat keketatan rendah di Universitas Diponegoro yang memiliki prospek karier menjanjikan.
- Strategi pemilihan jurusan berdasarkan data peminat dan daya tampung membantu calon mahasiswa membuat keputusan yang lebih realistis.
SuaraJawaTengah.id - Memilih jurusan dalam seleksi SNBT 2026 bukan hanya soal minat. Banyak peserta gagal karena hanya mengejar jurusan favorit tanpa mempertimbangkan tingkat persaingan. Padahal, strategi memilih jurusan sepi peminat bisa menjadi kunci untuk meningkatkan peluang lolos ke perguruan tinggi negeri, termasuk Universitas Diponegoro.
Data menunjukkan, jurusan dengan peminat lebih sedikit umumnya memiliki tingkat keketatan lebih rendah. Artinya, peluang diterima jauh lebih terbuka. Berikut daftar 10 jurusan sepi peminat di Undip SNBT 2026 yang bisa Anda pertimbangkan.
1. Fisika, Peluang Tinggi dengan Persaingan Rendah
Jurusan Fisika menjadi salah satu program studi dengan peluang lolos cukup besar di SNBT.
Baca Juga:Kasus Penyekapan Polisi di Undip, Dua Mahasiswa Divonis Ringan dan Langsung Bebas
Pada seleksi sebelumnya, jumlah peminat hanya sekitar 272 orang dengan daya tampung lebih dari 60 kursi. Ini membuat rasio persaingan relatif rendah dibanding jurusan lain.
Selain itu, prospek kerja lulusan Fisika juga luas, mulai dari peneliti, analis data, hingga tenaga ahli di bidang teknologi dan industri.
2. Agribisnis Kampus Batang, Jurusan Baru yang Menjanjikan
Jika Anda mencari jurusan sepi peminat di Undip SNBT 2026, Agribisnis kampus Batang bisa jadi pilihan realistis.
Dengan jumlah peminat yang masih rendah dan daya tampung stabil, peluang diterima cukup tinggi. Apalagi sektor agribisnis terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Baca Juga:Kaprodi Anestesi Undip Dovonis Penjara 2 Tahun! Praktik Pungli Rp2,49 Miliar Terbongkar
Lulusan jurusan ini dapat bekerja di industri pangan, perusahaan agrikultur, hingga membuka usaha sendiri.
3. Sejarah, Strategi Aman di Jalur Sosial
Jurusan Sejarah sering dianggap kurang populer, padahal peluangnya cukup besar.
Jumlah peminat yang tidak terlalu tinggi membuat tingkat persaingan lebih longgar dibanding jurusan sosial lain.
Dari sisi karier, lulusan Sejarah bisa menjadi peneliti, penulis, jurnalis, hingga bekerja di sektor pariwisata dan pelestarian budaya.
4. Perikanan Tangkap, Peluang Besar di Negara Maritim
Indonesia sebagai negara maritim membutuhkan banyak tenaga ahli di bidang perikanan.
Jurusan Perikanan Tangkap di Undip memiliki rasio keketatan yang relatif rendah. Dengan jumlah peminat yang tidak terlalu besar, peluang lolos menjadi lebih tinggi.
Prospek kerja meliputi dinas perikanan, industri kelautan, hingga bisnis di sektor perikanan tangkap.
5. Administrasi Publik Kampus Rembang, Stabil dan Relevan
Program studi ini menjadi salah satu jurusan sepi peminat di SNBT 2026 dengan peluang yang cukup stabil.
Dengan daya tampung yang konsisten dan peminat tidak terlalu tinggi, peluang diterima tetap terbuka.
Lulusannya banyak dibutuhkan di sektor pemerintahan sebagai ASN, analis kebijakan, maupun staf administrasi di berbagai instansi.
6. Akuakultur, Potensi Besar di Industri Budidaya
Jurusan Akuakultur menawarkan peluang besar di sektor budidaya perikanan.
Dengan peningkatan daya tampung di SNBT 2026, peluang lolos semakin luas.
Lulusan dapat bekerja sebagai pengelola tambak, konsultan budidaya, hingga pelaku usaha di sektor perikanan yang terus berkembang.
7. Teknologi Hasil Perikanan, Dibutuhkan Industri Pangan
Jurusan ini berkaitan langsung dengan pengolahan hasil laut.
Jumlah peminat yang tidak terlalu tinggi membuat peluang masuk lebih besar. Ditambah lagi, daya tampung yang meningkat memberi kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa.
Lulusan banyak dibutuhkan di industri makanan, khususnya sebagai tenaga quality control dan pengembang produk.
8. Oceanografi, Spesialis Ilmu Kelautan
Oceanografi menjadi salah satu jurusan yang menarik namun masih sepi peminat.
Padahal, kebutuhan tenaga ahli di bidang ini terus meningkat, terutama dalam mitigasi bencana dan eksplorasi laut.
Lulusannya dapat bekerja sebagai peneliti, ahli oseanografi, hingga tenaga ahli di sektor energi.
9. Manajemen Sumberdaya Perairan, Relevan dengan Isu Lingkungan
Jurusan ini sangat relevan dengan isu lingkungan dan keberlanjutan.
Dengan daya tampung yang meningkat dan peminat yang tidak terlalu tinggi, peluang lolos cukup besar di SNBT 2026.
Prospek kerja meliputi konservasi, pengelolaan sumber daya perairan, hingga perencanaan wilayah pesisir.
10. Teknologi dan Bisnis Perikanan, Kombinasi Ilmu dan Peluang Usaha
Jurusan ini menggabungkan aspek teknologi dan bisnis dalam sektor kelautan.
Meski daya tampung terbatas, jumlah peminat yang tidak terlalu besar membuat peluang tetap terbuka.
Lulusannya bisa menjadi analis bisnis, pengelola usaha, hingga konsultan di industri perikanan.
Memilih jurusan sepi peminat di Undip SNBT 2026 bukan berarti asal pilih. Justru ini adalah strategi cerdas untuk meningkatkan peluang diterima tanpa mengorbankan prospek masa depan.
Dengan memahami data peminat dan daya tampung, Anda bisa mengambil keputusan yang lebih realistis dan terukur.
Ingat, keberhasilan tidak hanya ditentukan dari jurusan yang dipilih, tetapi dari bagaimana Anda memaksimalkan peluang yang ada.
Kontributor : Dinar Oktarini