- PT BYD Motor Indonesia menargetkan penambahan jumlah showroom di Jawa Tengah menjadi sepuluh unit hingga akhir tahun 2026.
- Perusahaan memperkenalkan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Dual Mode guna menarik minat masyarakat di wilayah Jawa Tengah.
- Langkah strategis ini bertujuan memperluas pasar kendaraan elektrifikasi serta menekan biaya operasional kendaraan bagi konsumen di Indonesia.
Menurut Bobby, kondisi tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan yang luas bagi kendaraan elektrifikasi, terutama di tengah tingginya sensitivitas masyarakat terhadap biaya operasional kendaraan akibat fluktuasi harga BBM.
"PHEV hadir sebagai opsi. Bagi masyarakat yang belum siap langsung menggunakan kendaraan listrik murni, teknologi ini bisa menjadi langkah awal menuju elektrifikasi," katanya.
Teknologi Dual Mode yang dibawa BYD diklaim mampu menekan biaya operasional kendaraan hingga sekitar 60 persen dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Bahkan dalam pengujian bersama sejumlah jurnalis di Jawa Tengah, efisiensi biaya operasional disebut dapat mencapai 77 persen karena penggunaan bahan bakar yang sangat minim.
Baca Juga:Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Ekonomi Syariah Masuk Hingga Level Desa
Keunggulan lain PHEV adalah kemampuannya tetap beroperasi menggunakan mesin bensin ketika daya baterai habis, sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan jarak jauh.
BYD juga menyiapkan layanan purna jual sebagai bagian dari strategi memperkuat pasar di daerah. Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedillah, mengatakan seluruh jaringan dealer BYD telah dilengkapi fasilitas servis dan dukungan suku cadang.
"Interval servis yang lebih panjang membuat biaya perawatan menjadi lebih efisien dibanding kendaraan konvensional," katanya.
Salah satu produk yang diunggulkan adalah BYD M6 DM yang diklaim cocok untuk kebutuhan keluarga Indonesia. Menurut Eagle, model tersebut tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga menjadi solusi mobilitas keluarga yang lengkap.
"BYD bukan sekadar menghadirkan satu model kendaraan, tetapi sebuah platform teknologi. Karena itu kami akan terus membawa berbagai model baru dengan platform Dual Mode ini ke Indonesia," ujar Eagle.
Baca Juga:Jateng Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi Nasional
Dengan ekspansi dealer, penguatan layanan purna jual, serta hadirnya teknologi PHEV Dual Mode, BYD kini semakin agresif membidik Jawa Tengah sebagai salah satu motor pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi nasional.