- PT Semen Gresik menyalurkan ratusan dus sembako dan obat kepada pengungsi gempa di Mbay, Nagekeo, NTT, pada 22-23 Agustus 2026.
- Tim tanggap bencana perusahaan juga mengadakan kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak di lokasi pengungsian.
- Aksi kemanusiaan tersebut bertujuan meringankan beban serta membantu warga terdampak gempa agar segera bangkit kembali.
SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Satuan Tanggap Bencanadan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Semen Gresik menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa yang mengungsi di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 22-23 Agustus 2026.
Bantuan yang disalurkan berupa ratusan dus sembako yang berisi beras, mi instan, telur, gula, minyak goreng, cemilan, dan obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para pengungsi selama berada di lokasi pengungsian, khususnya dalam masa tanggap darurat pascabencana.
Selain menyalurkan bantuan sembako, tim Satuan Tanggap Bencana Semen Gresik juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak di lokasi pengungsian.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana melalui berbagai aktivitas bermain dan interaksi yang diharapkan dapat menghadirkan suasana ceria di tengah kondisi pascabencana.
Baca Juga:Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
General Manager of Communication & Legal PT Semen Gresik, Syaichul Amin, menuturkan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
“Kami hadir dan memberikan manfaat ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Melalui tim Satuan Tanggap Bencana Semen Gresik, kami berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan sekaligus menghadirkan dukungan moril bagi masyarakat terdampak,” terang Syaichul Amin.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat terdampak tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako, tetapi juga melalui perhatian terhadap kondisi psikologis, khususnya anak-anak yang berada di lokasi pengungsian.
“Bagi kami, kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui kehadiran dan dukungan kepada masyarakat. Khusus bagi anak-anak, kami ingin memberikan ruang untuk kembali bermain dan tersenyum melalui kegiatan trauma healing,” ungkapnya.
Melalui aksi tanggap darurat tersebut, Semen Gresik berharap bantuan sembako dan kegiatan trauma healing dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengungsi, sekaligus membantu memulihkan semangat masyarakat setelah bencana. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan kepedulian dan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga:Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memberikan semangat untuk bangkit dan kembali menjalankan aktivitas. Bagi kami, kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kami berupaya hadir dan mengambil bagian melalui aksi nyata,” pungkas Syaichul Amin.