SuaraJawaTengah.id - Penyanyi campursari kondang asal Solo, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) ini. Banyak masyarakat Indonesia yang berduka dan mengirimkan doa.
Termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Haedar mendoakan mendiang Didi husnul khatimah.
Kepergian Didi membawa duka bagi seluruh kalangan yang mengenalinya, termasuk Haedar. Haedar pun menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya penyanyi berusia 53 tahun tersebut.
"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Mas Didi Kempot," kata Haedar melalui akun Twitternya @HaedarNs pada Selasa.
Baca Juga:Ucapan Duka Cita Jokowi untuk Didi Kempot, Keluarga dan Sobat Ambyar
"Semoga almarhum husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di surga jannatun naim," tambahnya.
Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pukul 07.45 WIB. Pihak rumah sakit yang menangani Didi Kempot, RS Kasih Ibu Solo, tidak bersedia memberikan penjelasan lebih detail mengenai hal itu.
![Unggahan Ahol soal Didi Kempot [Instagram/@basukibtp]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/05/05/24988-unggahan-ahol-soal-didi-kempot-instagramatbasukibtp.jpg)
Sebelumnya, Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Solo, dr. Divan Fernandes, saat dihubungi melalui layanan perpesanan Whastapp, Selasa, mengatakan riwayat penyakit pasien merupakan hak keluarga untuk menyampaikan kepada pihak luar, termasuk media.
Dokter Divan hanya menyampaikan saat datang di RS Kasih Ibu Solo pukul 07.25 WIB, sang penyanyi berusia 53 tahun itu dalam kondisi henti jantung.
“Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong,” kata dr. Divan seperti dilansir solopos.com, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga:Wajah Sendu Ratusan Sobat Ambyar Lepas Kepergian Didi Kempot