Gerakan Jateng di Rumah Saja, Apindo Sebut Industri akan Merugi

Gerakan Jateng di Rumah Saja dinilai akan berdampak pada sektor industri atau pabrik

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 04 Februari 2021 | 08:21 WIB
Gerakan Jateng di Rumah Saja, Apindo Sebut Industri akan Merugi
Ilustrasi Gerakan Jateng di Rumah Saja dinilai akan berdampak pada sektor industri atau pabrik. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

SuaraJawaTengah.id - Gerakan Jateng di Rumah Saja akan dilakukan pada akhir pekan ini pada 6 dan 7 Februari 2021. Gerakan ini diharapkan bisa menurunkan angka positif Covid-19 di Jawa Tengah. 

Namun kebijakan 'Jateng di Rumah Saja' yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu tidak semua setuju. Sebab akan berdampak ke beberapa sektor, salah satunya ekonomi. 

Wakil Ketua Apindo Jawa Tengah Daryanto menanggapi tentang gerakan "Jateng Di Rumah Saja". Gerekan itu dinilai tetap akan berdampak terhadap para pengusaha di provinsi tersebut.

"Meskipun hanya dua hari tetapi dampaknya secara ekonomi tetap kena," katanya dilansir dari ANTARA di Semarang, Rabu (3/2/2021)

Baca Juga:Jateng di Rumah Saja, Tokoh Kota Solo: Pikirkan Dampaknya Dulu!

Saat ini saja, menurut dia, kapasitas produksi pabrik-pabrik sudah mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19.

Ia menjelaskan terdapat pabrik-pabrik yang operasional mencapai enam, bahkan tujuh hari kerja.

Ia menilai jika perusahaan-perusahaan diikutkan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut tentunya akan berdampak terhadap operasional.

Padahal, lanjut dia, dengan mengizinkan buruh untuk tetap bekerja dan berada di pabrik merupakan salah satu upaya mengendalikan mobilitas orang.

Meski demikian, ia menilai pengusaha akan tetap mendukung upaya pemerintah dalam penuntasan pandemi COVID-19.

Baca Juga:Apindo Jateng Gugat Ganjar Pranowo, Pengusaha Tuntut UMP 2021 Dicabut

"Kunci untuk mengatasi pandemi ini ialah kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan seluruh daerah di provinsi ini mendukung gerakan "Jateng di Rumah Saja" untuk mengurangi jumlah kasus COVID-19.

Gubernur juga meminta masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaksanakan gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang bakal dilaksanakan pada 6-7 Februari 2021 atau akhir pekan ini.

Orang nomor satu di Jateng itu juga mengimbau masyarakat untuk menunda seluruh kegiatan yang sudah direncanakan pada akhir pekan nanti agar pelaksanaan Gerakan "Jateng di Rumah Saja" bisa berjalan dengan baik.

Melalui surat edaran, gubernur juga akan meminta restoran, tempat wisata hingga pasar untuk tutup selama dua hari tersebut, namun pelayanan umum, seperti kesehatan dan transportasi publik tetap beraktivitas dengan pengetatan protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak