Sepi Mahasiswa, Kampus di Semarang Alih Fungsi Jadi Kantor Hukum

Tak ada mahasiswa yang mendaftar, tiga perguruan tinggi di Kota Semarang akan ditutup

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 03 Maret 2021 | 14:25 WIB
Sepi Mahasiswa, Kampus di Semarang Alih Fungsi Jadi Kantor Hukum
Gedung Politeknik Jawa Dwipa Kota Semarang beralih fungsi setelah ditutup. [suara.com/Dafi Yusuf]

SuaraJawaTengah.id - Tak ada mahasiswa yang mendaftar, tiga perguruan tinggi di Kota Semarang ditutup oleh pemerintah. Satu diantaranya adalah perguruan tinggi Politeknik Jawa Dwipa Kota Semarang.

Jika dilihat sudah tak ada tanda-tanda kegiatan mahasiswa atau aktifitas pengajar di gedung tersebut. Bahkan papan nama perguruan tinggi di Semarang tersebut juga sudah tidak ada.

Kini, kampus yang beralamat di Jalan Veteran No 3A Kota Semarang itu terlihat sudah alih fungsi sebagai Kantor Hukum Johan Arie Wibowo dan toko minuman yang bernama Smooly Juice

Berdasarkan data lldikti6.kemdikbud.go.id  terdapat tiga perguruan tinggi di Kota Semarang yang akan ditutup diantaranya Akademi Manajemen Indonesia Semarang, Akademi Kebidanan Soko Tunggal Kota Semarang dan Politeknik Jawa Dwipa Kota Semarang.

Baca Juga:Pesepeda Meninggal Kesetrum Saat Terjang Banjir, Ini Penjelasan Polisi

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Muhammad Zainuri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendampingan ssejak 2018 dan beberapa perguruang tinggi sudah diberi lampu kuning.

"Secara etika kami tak boleh menyebutkan perguruan tinggi mana saja yang akan ditutup," jelasnya (03/03/2021).

Dia mengatakan, proses penutupan perguruan tinggi di Jateng tak terjadi secara tiba-tiba. pihaknya mengaku sudah empat tahun melakukan proses evaluasi dan koordinasi dengan beberapa perguruan tinggi.

"Kalau 2021 kita tutup, bearti prosesnya sudah mulai tahun 2018 yang lalu," katanya.

Tepatnya, pada tahun 2019 yang lalu pihaknya sudah melakukan evaluasi  terhadap beberapa perguruan tinggi di Jateng. Bahkan, beberapa perguruan tinggi sudah diberi lampu kuning atau peringatan.

Baca Juga:Terisolasi Banjir, Jenazah Warga Semarang Dievakuasi Pakai Perahu Karet

"Di tahun 2019 sudah kami  beri lampu kuning," ucapnya.

Meski 20  perguran tinggi terancam akan ditutup, pihaknya sudah melakukan antisipasi agar mahasiswa tak menjadi korban dari penutupan perguruan tinggi.

Bahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa perguruan tingga yang bisa menampung mahasiswa yang kampusnya akan ditutup.  

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan beberapa perguruan tinggi yang bisa menampung," imbuhnya.

Dia menambahkan, setidaknya ada 5 patokan yang menentukan perguruan tinggi tersebut akan ditutup atau tidak. Diantaranya adalah, jumlah mahasiswa yang lulus, Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas, kurikulum dan keungan.

"Lima hal itu yang akan menjadi patokan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak