Tegaskan Tak Memihak, Gus Mus Soroti Budayawan dan Ustaz yang Terlibat Politik Praktis

Budayawan K.H Mustofa Bisri atau Gus Mus secara tegas menyatakan dirinya tidak akan terlibat politik praktis dalam momentum pemilihan umum (pemilu) tahun 2024.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 13 Januari 2024 | 10:10 WIB
Tegaskan Tak Memihak, Gus Mus Soroti Budayawan dan Ustaz yang Terlibat Politik Praktis
Potret K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus selepas menghadiri acara silaturahmi kebudayaan di TBRS Kota Semarang. Jumat (12/1/24) [Suara.com/Ikhsan]

SuaraJawaTengah.id - Budayawan K.H Mustofa Bisri secara tegas menyatakan dirinya tidak akan terlibat politik praktis dalam momentum pemilihan umum (pemilu) tahun 2024.

Lelaki yang akrab disapa Gus Mus juga tidak akan mendeklarasikan diri untuk mendukung salah satu peserta pemilu.

"Semua orang tau saya nggak bisa ditarik kemana-mana. Mereka akan mundur sendiri karena diguyu (permalukan) wong akih (orang banyak)," ucap Gus Mus pada awak media selepas menghadiri acara Silaturahmi Kebudayaan di Taman Budaya Raden Saleh, Jumat (12/1/24) malam.

Gus Mus lalu menyoroti banyaknya budayawan maupun ustaz-ustaz yang terlibat politik praktis. Meski begitu, Gus Mus menganggap fenomena tersebut hal yang biasa.

Baca Juga:Tiga Partai Ini Diprediksi Meraup Suara Terbanyak di Pemilu 2024, Faktornya karena Hal Ini

"Seniman dan ustaz juga kan manusia, ada yang eror juga kan manusiawi. Tapi kita harus berupaya jangan semuanya eror," kelakarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang turut memperhatikan dinamika politik saat ini. Menurutnya, situasi saat ini sedang tidak kondusif.

"Perpolitikan ini terlalu kenceng dan  masyarakat seolah-olah digiring. Kalau kita menyikapinya terlalu berlebihan, nanti akal dan hati nurani nggak bisa mikir," paparnya.

Gus Mus lalu mengimbau masyarakat agar menjaga hubungan silaturahmi dengan orang-orang terdekat. Jangan sampai gegara berbeda pilihan, hubungan antar tetangga maupun keluarga jadi renggang.

Selain itu, dia berpesan pada para relawan untuk tidak berkampanye dengan cara-cara kotor. Bagi Gus Mus persatuan adalah hal utama dan tidak bisa tergantikan.

Baca Juga:21 Rektor Perguruan Tinggi di Solo Raya Deklarasikan Pemilu Damai, Sepakat Netral

"Jaga persatuan Indonesia itu hal yang pokok. Apa kira-kira prinsip yang lebih mulia dari persatuan dan kemanusiaan," tandasnya.

Sebelumnya Gus Mus beserta para budayawan seperti Sutanto Medot, Timur Sinar Suprabana, Sosiawan Leak, Beno Siang Pamungkas dan lain-lainnya membacakan puisi dalam sebuah acara Silaturahmi Kebudayaan "Makin Mengindonesia Bersama Gus Mus".

Kontributor : Ikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak