7 Fakta Unik Sejarah Pecel: Saladnya Orang Indonesia Penuh Simbol Kesederhanaan

Pecel, hidangan Jawa dari sayuran rebus dan sambal kacang, berawal di Yogyakarta. Simbol kesederhanaan & kemandirian, tiap daerah punya ciri khas. Kini mendunia.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 08 Oktober 2025 | 09:08 WIB
7 Fakta Unik Sejarah Pecel: Saladnya Orang Indonesia Penuh Simbol Kesederhanaan
Ilustrasi makanan khas jawa, pecel. [Freepik.com/EyeEM]
Baca 10 detik
  • Pecel berasal dari Jawa dan namanya diambil dari proses merebus serta memeras daun-daunan.
  • Hidangan ini melambangkan kesederhanaan, kemandirian, dan kedekatan manusia dengan alam.
  • Kini pecel dikenal luas, dari pinggir jalan hingga hotel berbintang, simbol kuliner Nusantara.

SuaraJawaTengah.id - Siapa yang tidak kenal pecel? Hidangan sederhana berisi aneka sayuran rebus dan siraman sambal kacang ini bisa ditemukan di hampir setiap daerah di Jawa.

Dari warung kaki lima, stasiun kereta, hingga hotel berbintang, kehadirannya selalu menggoda lidah. Namun di balik kesederhanaannya, ternyata pecel menyimpan sejarah panjang dan filosofi mendalam.

Sebagaimana dikutip dari YouTube Dunia Sejarah, berikut tujuh fakta menarik tentang asal-usul dan makna di balik makanan legendaris ini.

1. Pecel Berasal dari Tanah Jawa

Baca Juga:Cara Membuat Portofolio Digital dengan Google Sites

Menurut catatan Babat Tanah Jawi, pecel pertama kali muncul di wilayah Yogyakarta. Dalam bahasa Jawa, “pecel” berarti daun-daunan yang direbus lalu diperas airnya.

Itulah sebabnya nama makanan ini diambil dari proses memasaknya, bukan dari bumbu atau bahan utamanya. Pecel kemudian menyebar ke berbagai daerah seperti Solo, Madiun, Kediri, hingga Blitar, dan kini dikenal luas di seluruh Indonesia.

2. Ada Kisah Sunan Kalijaga di Balik Pecel

Salah satu cerita menarik dalam sejarah pecel adalah kisah pertemuan Sunan Kalijaga dengan Kagede Pemanahan di tepi sungai.

Saat itu, Kagede Pemanahan menghidangkan sepiring nasi dengan sayuran rebus, sambal kacang, dan lauk sederhana kepada sang Sunan. Ketika ditanya apa nama hidangan itu, ia menjawab dalam bahasa Jawa halus,

Baca Juga:5 Tanaman Paling Cepat Menghasilkan Uang dengan Modal Kecil

“Punkoron engkang dipun pecel,”
yang berarti, “Daun-daunan yang direbus lalu diperas airnya.”
Sejak saat itu, hidangan tersebut dikenal dengan nama “pecel”.

3. Pecel Simbol Kesederhanaan dan Kemandirian

Ahli gastronomi dari Universitas Gadjah Mada, Murtiyati Gardjito, menyebut pecel sebagai lambang kesederhanaan dan kemandirian.

Bahan-bahannya berasal dari sayuran yang mudah ditemukan di sekitar rumah atau sawah, seperti bayam, kangkung, daun ubi, kecipir, dan tauge. Makanan ini menggambarkan gaya hidup masyarakat Jawa yang dekat dengan alam, hemat, dan tidak berlebihan.

4. Bumbu Pecel: Praktis dan Awet

Berbeda dengan gado-gado atau karedok yang bumbunya harus dibuat segar setiap kali akan disantap, sambal pecel justru bisa disimpan dalam waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak