- TPPD Jateng melaporkan tujuh dari delapan indikator RPJMD tercapai dalam setahun kepemimpinan Luthfi-Yasin.
- Pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37% melampaui nasional; inflasi stabil 2,72% dan pengangguran 4,66%.
- Kritik kinerja harus berbasis data kuat; kemantapan jalan provinsi 89,94% sesuai pembagian kewenangan.
"Porsi pajak yang sebelumnya besar di provinsi, kini dialihkan sebesar 66 persen langsung ke Kabupaten/Kota untuk memperkuat daerah," jelas dia.
Selain Ketua TPPD Jateng, diskusi yang diikuti 100 mahasiswa, siswa dan karang taruna itu diisi oleh sejumlah narasumber di bidang ekonomi yakni dari Bank Jateng Cabang Karanganyar, Ervin Dewi Pratiwi dan local hero Karanganyar, Hervan Miftah Hafidin.
Sementara dalam sesi bidang hukum, diisi oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Era Indah Soraya, Pakar TPPU, Dr Ardhian Dwiyoenanto dan Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Aliana.
Acara digelar oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar, Pemkab Karanganyar, Bank Jateng dan Solusi Indonesia itu, juga sejumlah pejabat Bank Jateng Pusat dan Pemimpin Bank Jateng Cabang Karanganyar Muhammad Heru Purnomo. Bahkan untuk memeriahkan acara, salah satunya dimeriahkan oleh bazar UMKM Bank Jateng.
Baca Juga:Jateng Mulai Panen Raya Padi, Diperkirakan Bisa Panen 3,35 Juta Ton Selama 3 Bulan