- Direktur Komersial Tessa Arya Pradana menyatakan rokok HS telah meluncurkan 14 varian dalam tiga tahun terakhir.
- Tiga varian baru dirilis pada tiga bulan terakhir, meliputi HS Bold, Slim Double, dan Kretek Matcha.
- Penjualan hingga Juli mencapai hampir 100 juta batang dan market share semester pertama 2026 meningkat 1,5 persen.
SuaraJawaTengah.id - Memasuki tahun ke-3, rokok HS terus berinovasi mengeluarkan produk baru. Tercatat, saat ini sudah ada 14 varian rokok HS.
Direktur Komersial Rokok HS Tessa Arya Pradana menjelaskan di 3 bulan terakhir, sudah diluncurkan 3 varian baru, yaitu; HS Bold isi 12 batang, HS Slim Double 20 batang dan HS Kretek varian Matcha isi 12 batang.
Khusus untuk HS Slim Double, dijelaskan Tessa, merupakan varian yang mengkombinasikan rasa apel mint dan jeruk. “Menghasilkan sensasi fresh, rokok slim dalam kemasan isi 20 batang,” kata Tessa saat jumpa pers Konser Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank di Purwokerto, Kab. Banyumas, Minggu (30/8/2026).
Varian baru selanjutnya adalah kretek Matcha. “Ini sebuah rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang dalam tarikannya memiliki aroma matcha yang memberikan kesan menenangkan dan kekinian,” lanjutnya.
Baca Juga:Semen Gresik Raih Best Choice Brand Portland Cement Pada Ajang The Peoples Choice 2026
Dia bercerita, 3 tahun lalu memulai penetrasi pasar dengan 2 brand, yaaitu HS Filter 20 (segmentasi high tar) daan HS Bold 20 (segmen hybird). Kemudian di Agustus 2024, diluncurkan HS Kretek 12 original untuk menjawab permintaan konsumen yang memang sedang tumbuh.
Oktober 2024, diluncurkan HS Slim (segmen low tar low nicotine/LTLN isi 20 batang) terdiri 4 varian; HS Slim Original, HS Slim Menthol, HS Slim Fresh Mint dan HS Slim Purple.
Juni 2025 diluncurkan HS Filter 12. September 2025, HS kembali keluarkan varian segmen LTLN ukuran reguler 16 batang, yaitu HS Mild Original, HS Mild Purple dan HS Mild Mango Ice.
“Jadi total kami sudah mengeluarkan 14 varian dalam waktu 3 tahun,” sambungnya.
Terkait konser di Purwokerto, Kabupaten Banyumas itu, kata Tessa, juga tak lepas dari pertumbuhan HS secara brand di Banyumas Raya yang positif.
Baca Juga:10 Taksi Listrik Mengaspal di Semarang, Jateng Mulai Kaji Elektrifikasi Trans hingga Travel
“Pertumbuhan HS secara brand di Banyumas Raya alhamdulillah perkembangan dan respons pasarnya sangat baik sekali,” jelasnya.
Secara infrastruktur distribusi, di Banyumas Raya, sebut Tessa, pihaknya telah memiliki hampir 100 orang warga lokal dengan berbagai posisi, mulai dari salesman, admin finance, admin warehouse, merchandiser bahkan level tim leader dan supervisor.
Produknya sudah tersebar hampir di 20ribu toko di Banyumas Raya dan sekitarnya, baik itu melalui toko kelontong, semi grosir, grosir besar hingga toko pasar modern nasional.
Secara performa penjualan, kata Tessa, tahun ini hingga Juli, sudah menjual hampir 100 juta batang atau sekira 9.000 karton. Di Banyumas Raya HS berkolaborasi dengan partner distribusi yaitu PT. Mantra Aji Logistik. Penetrasi di Banyumas Raya dimulai tahun lalu.
Tessa menambahkan, hasil survey based on Nielsen di total semester 1 tahun 2026, HS mengalami peningkatan market share yang cukup signifikan, yakni 1,5persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
“Secara brand ini, peningkatan market share terbesar ke-2 Jadi untuk ukuran 1,5tahun, alhamdulillah pertumbuhannya sangat baik sekali,” jelas Tessa.