Cegah Banjir, KIT Batang Percepat Pembangunan Drainase Temporer

I Made Kartu mengatakan pula bahwa mitigasi bencana tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran dan proses pematangan lahan di kawasan industri itu.

Galih Priatmojo
Senin, 01 Januari 2024 | 15:21 WIB
Cegah Banjir, KIT Batang Percepat Pembangunan Drainase Temporer
Direktur Operasi dan Teknik I Made Kartu, beserta manajemen KITB saat memastikan percepatan pembuatan sistem drainase temporer, Sabtu (30/12/2023). ANTARA/HO-Humas KIT Batang.

SuaraJawaTengah.id - PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) atau Grand Batang City Jawa Tengah memasuki masa hujan terus mempercepat pembangunan drainase temporer untuk mencegah risiko banjir di wilayah kawasan itu.

Direktur Operasi dan Teknik PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) I Made Kartu di Batang Senin mengatakan, pembangunan drainase temporer itu bertujuan untuk mencegah terjadinya potensi limpasan air hujan yang dapat mengakibatkan kerusakan konstruksi pematangan lahan yang sedang dikerjakan.

"Pembangunan drainase temporer tersebut, terutama untuk mencegah risiko di lahan yang berdekatan dengan jalan tol dan jalur kereta api yang berdekatan dengan kawasan industri," katanya.

Menurut dia, drainase temporer tersebut nantinya akan mengalirkan air hujan ke hulu sungai mata air sebagai upaya mengurangi risiko genangan air dan memastikan kelancaran proses konstruksi.

Baca Juga:Kisah Pilu Kantor Kecamatan Genuk Semarang, Pindah ke Tempat Baru Masih Kebanjiran

Pembuatan sistem drainase yang efektif, katanya, menjadi salah satu hal penting dalam merancang dan melaksanakan pekerjaan pematangan lahan di sekitar kawasan industri.

"Ini tidak hanya untuk meningkatkan keamanan konstruksi namun juga untuk mencerminkan komitmen PT Kawasan Industri Terpadu Batang dalam memperhatikan dampak lingkungan," katanya.

I Made Kartu mengatakan pula bahwa mitigasi bencana tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran dan proses pematangan lahan di kawasan industri itu.

"Kami berkomitmen menjaga standar tertinggi dalam setiap aspek pembangunan, termasuk perlindungan dan keberlanjutan sesuai dengan apa yang telah direncanakan," katanya.

Pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya luapan air hujan ke jalur kereta api, yaitu dengan membangun tambahan drainase pada sisi lahan yang berdekatan dengan rel kereta api.

Baca Juga:Hujan Semalaman Kota Semarang Banjir Lagi, Ini Penjelasan Mbak Ita

"Proses pematangan lahan menjadi penanda akan dimulainya pengembangan lahan di klaster 1 fase 2 yang mencakup lahan sekitar 400 hektare," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak