Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Jawa Tengah: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi hingga 6 Meter

BMKG ingatkan Jateng waspada cuaca ekstrem & gelombang 6m, dipicu Siklon Tropis Jenna. Waspada hujan petir & tinggi gelombang!

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:19 WIB
Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Jawa Tengah: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi hingga 6 Meter
Ilustrasi cuaca ekstrem dan petir. (Pixabay/ AbelEscobar)
Baca 10 detik
  • BMKG mengimbau masyarakat Jawa Tengah waspada cuaca ekstrem Kamis ini, termasuk potensi gelombang laut enam meter.
  • Siklon Tropis Jenna di barat daya Banten memicu dinamika atmosfer kompleks dan peningkatan tinggi gelombang laut.
  • Wilayah selatan Jawa diprediksi mengalami gelombang 2,5 hingga 4 meter, memerlukan kewaspadaan pelayaran dan pesisir.

SuaraJawaTengah.id - Masyarakat di Semarang dan seluruh wilayah Jawa Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem pada Kamis ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait hujan berpetir dan gelombang laut tinggi yang diperkirakan mencapai enam meter di beberapa perairan.

Kondisi ini dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer yang kompleks, termasuk keberadaan Siklon Tropis Jenna.

Prakirawan cuaca BMKG, Lintang, dalam siaran daringnya, menyampaikan bahwa Kota Semarang diprakirakan akan diguyur hujan berintensitas ringan.

Baca Juga:Waspada! Semarang Diprediksi Hujan Sedang Hari Ini, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jateng

Meskipun demikian, potensi hujan sedang juga mengintai wilayah Yogyakarta, yang merupakan bagian dari Jawa Tengah bagian selatan.

Sementara itu, wilayah lain di Indonesia juga mengalami variasi cuaca, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat disertai petir di beberapa kota besar lainnya.

Faktor utama di balik kondisi cuaca yang tidak menentu ini adalah kombinasi dinamika atmosfer. Salah satu pemicu utamanya adalah keberadaan Siklon Tropis Jenna yang berada di perairan Samudera Hindia barat daya Banten.

Siklon ini diperkirakan akan meningkat ke kategori tiga dalam dua hari ke depan, dengan kecepatan angin mencapai 25 knot.

Keberadaan Siklon Tropis Jenna ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin di wilayah yang dilintasinya, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di perairan Indonesia.

Baca Juga:Waspada! Semarang Diprediksi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Ingatkan Puncak Musim Hujan

Tim Meteorologi BMKG mengkonfirmasi bahwa kondisi ini memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di perairan Indonesia hingga enam meter, yang diprakirakan terjadi pada periode 7 hingga 10 Januari 2026.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6-25 knot, sementara di wilayah selatan bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan yang relatif sama.

Secara spesifik untuk wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi. Gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta. Kondisi ini tentu sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran dan masyarakat yang berada di pesisir pantai.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru dari BMKG dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Nelayan dan operator kapal di perairan selatan Jawa Tengah, termasuk di Samudra Hindia, diminta untuk sangat berhati-hati dan mempertimbangkan untuk menunda pelayaran jika kondisi gelombang tidak memungkinkan. Potensi hujan berpetir juga menuntut kewaspadaan ekstra bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini