Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang

Warga Desa Sambeng, Borobudur, terancam krisis air bersih akibat rencana penambangan tanah uruk dan pasir yang mengancam kelestarian mata air Kali Ngudal

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 15 April 2026 | 07:35 WIB
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Sendang kali Ngudal menjadi sumber utama air bersih warga Desa Sambeng. (Suara.com/ Angga Haksoro A).
Baca 10 detik
  • Lebih dari seribu warga Desa Sambeng, Borobudur mengandalkan mata air Kali Ngudal sebagai sumber utama air bersih sehari-hari.
  • Aktivitas penambangan pasir dan tanah uruk di sekitar lokasi mengancam kelestarian mata air yang telah dikelola warga.
  • Warga Sambeng menolak keras rencana penambangan tersebut guna mencegah kerusakan lingkungan serta hilangnya akses air bersih bagi masyarakat.

SuaraJawaTengah.id - Lebih dari seribu warga Desa Sambeng, Borobudur menggantungkan hidup dari mata air kali Ngudal. Kini terancam penambangan pasir dan tanah uruk.    

Tak jauh dari lokasi rencana penambangan tanah uruk di Sambeng terdapat sendang yang menjadi sumber air bersih. Mayortitas warga menyalur air lewat pipa-pipa dari mata air ini.

“Warga Dusun Kedungan 1, Kedugan 2, Kedungan 3, Sambeng 1 dan Sambeng 2 juga Gleyoran, semua nyalur air dari sendang ini,” kata Sukidi warga Dusun Sambeng 1 kepada Suara.com Selasa (15/14/2026).

Tidak hanya dimanfaatkan warga Sambeng, air sendang kali Ngudal mengalir jauh hingga desa tetangga, Candirejo. Ratusan warga Dusun Wonosari, Ngaglik, Kerekan, Pucungan, Kedungombo, Sangen, Brangkal, Mangundadi, dan Kaliduren ikut menikmati segarnya air dari sumber ini.

Baca Juga:Warga Sumbang Tolak Tambang Kaki Gunung Slamet: Lingkungan Rusak, Masa Depan Terancam!

Seperti hendak pamer harta karun, Sukidi langsung menyanggupi permintaan saya untuk diantar ke lokasi mata air. Tiada hentinya dia berkisah bahwa sendang kali Ngudal menjadi jantung hidup warga Sambeng.       

“Dulu mulanya di daerah sini ada yang mandi. Terus jadi ciri khas bahwa di lepen sini tidak boleh membuat kerusakan di daerah Sambeng.”

Sukidi mengaku tidak tahu pasti kapan mata air ini muncul. Dia hanya yakin bahwa sumber Ngudal sudah mengalir jauh sebelum cikal bakal masyarakat Sambeng lahir. “Dari zaman saya lahir sendang sudah ada. Tinggalan nenek moyang.”

Sendang semula masuk wilayah Dusun Sambeng 2. Lokasinya berada di lahan pribadi milik warga.

Ketika sebagian tanah dijual oleh ahli waris, sumber mata air dikecualikan. Lokasi sendang tidak ikut dijual, malah pengelolaannya diserahkan kepada warga agar dipakai sebagai sumber air bersih.

Baca Juga:Mitigasi Risiko Bencana di Kawasan Borobudur, BOB Larang Pengeboran Air Tanah dan Penebangan Masif

Tanah Ulayat Desa

Warga kini menganggap sendang kali Ngudal sebagai lahan ulayat desa. Sebidang kawasan yang hak pemanfaatannya dikuasai secara bersama oleh seluruh warga desa.

Identitas sendang kali Ngudal sebagai ulayat desa dipertegas melalui keyakinan sebagian orang bahwa pemilik—penguasa—mata air adalah sosok mitos Nyi Gadung Melati.

Orang zaman dulu lumrah mengaitkan keberadaan sosok gaib dengan situs bersejarah maupun sumber daya vital yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Cerita angker sumber mata air, hutan larangan, maupun lokasi candi dan pemujaan sakral misalnya, bertujuan melindungi objek penting milik warga dari gangguan.    

“Sendang ini asal usulnya dari putro wayah (anak keturunan) Nyi Gadung Melati. Sumber kekuatan mriki. Nyuwun sewu sing baurekso mriki—mohon maaf yang melindungi daerah sini—Nyi Gadung Melati. Jadi tanah ini (lokasi mata air) tidak ikut dijual,” kata kata Sukidi.     

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini